Mokoginta, Zullies Kinanty (2025) KARAKTERISTIK DAN LUARAN ATRESIA JEJUNOILEAL PADA NEONATUS DENGAN PRESISI FAKTOR RISIKO MATERNAL DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO PERIODE 2019-2024. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin Makassar.
C011211049_skripsi_21-01-2025 bab 1-2.pdf
Download (997kB)
C011211049_skripsi_21-01-2025 cover1.jpg
Download (294kB) | Preview
C011211049_skripsi_21-01-2025 dp.pdf
Download (275kB)
C011211049_skripsi_21-01-2025.pdf
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang : Atresia jejunoileal adalah kelainan bawaan yang langka pada neonatus yang menyebabkan obstruksi pada usus sehingga membutuhkan pembedahan secepatnya. Atresia jejunoileal terjadi sekitar 1-3
anak setiap 10.000 kelahiran. Angka mortalitas atresia jejunoileal mencapai 36,55%. faktor lingkungan yang meningkatkan risiko terjadinya atresia jejunoileal antara lain ibu yang merokok, penggunaan kokain serta penggunaan pseudoefedrin yang merupakan obat dekongestan.
Tujuan : Mengetahui karakteristik dan luaran atresia jejunoileal pada neonatus dengan presisi faktor risiko maternal di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Periode 2019-2024.
Metode : penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan desain penelitian cross-sectional yang menggunakan data rekam medik pasien di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo sebagai sumber penelitian.
Hasil : jumlah sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 21 kasus. Pasien atresia jejunoileal banyak ditemukan atresia pada ileal sebanyak 13 kasus (62%), jenis kelamin laki-laki 12 kasus (57,1%), usia gestasi aterm sebanyak 15 kasus (71,4%), berat badan lahir normal sebanyak 16 kasus (76,2%), tidak mempunyai riwayat keluarga dengan kelainan yang sama sebanyak 20 kasus (95,2%), usia ibu hamil produktif sebanyak 19 kasus (90,5%), semua ibu tidak mempunyai riwayat infeksi, tidak memiliki riwayat konsumsi obat-obatan atau jamu sebanyak 20 kasus (95,2%), tindakan operasi berupa anastomosis sebanyak 12 kasus (57%), lama rawat yang panjang sebanyak 20 kasus (95,2%), pasien hidup selama dirawat sebanyak 11 kasus (52%), kelainan penyerta saluran cerna sebanyak 11 kasus (52,4%), dan pemberian feeding dengan nutrisi enteral lambat sebanyak 15 kasus (71%).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 13 Mar 2025 05:36 |
| Last Modified: | 13 Mar 2025 05:36 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/43427 |
