HUBUNGAN DERAJAT KONTROL ASMA DENGAN KADAR hs-CRP SERUM


SAID, UMAR (2013) HUBUNGAN DERAJAT KONTROL ASMA DENGAN KADAR hs-CRP SERUM. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
umarsaid-2073-1-13-umar-d 1-2.pdf

Download (517kB)
[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
umarsaid-2073-1-13-umar-d cover1.jpg

Download (219kB) | Preview
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
umarsaid-2073-1-13-umar-d dapus-lam.pdf

Download (291kB)
[thumbnail of Full text] Text (Full text)
umarsaid-2073-1-13-umar-d.pdf

Download (871kB)

Abstract (Abstrak)

UMAR SAID : Hubungan Derajat Kontrol Asma dengan Kadar hs-CRP
serum (dibimbing oleh dr.Harun Iskandar, SpP, SpPD, K-P)
Latar belakang : Asma merupakan sepuluh besar penyebab tertinggi
angka morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Penelitian menunjukkan
pentingnya penilaian derajat kontrol asma dibandingkan derajat
keparahan asma. Inflamasi merupakan dasar patogenesis asma bronkial,
selain terjadi inflamasi jalan napas, terdapat pula inflamasi sistemik.
Inflamasi berhubungkan dengan derajat kontrol asma. Beberapa
penelitian melaporkan pengukuran serum hs-CRP bermanfaat untuk
mendeteksi adanya inflamasi sistemik pada asma yang dihubungkan
dengan derajat kontrol asma.
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan derajat kontrol asma (asma
terkontrol dan asma tidak terkontrol dengan kadar hs-CRP serum.
Metode : Penelitian ini merupakan studi observasional cross-sectional
pada subyek asma bronkial usia 18-55 tahun.
Hasil : Pada penelitian ini jumlah subyek yang diteliti sebanyak 48
subyek. Umur terbanyak kurang dari 35 tahun, sebanyak 56,3%, indeks
massa tubuh terbanyak pada non-obes sebanyak 58,3%, dan kadar hsCRP
risiko rendah/sedang terbanyak 66,7%. Rerata kadar hs-CRP lebih
tinggi secara bermakna pada subyek asma tidak terkontrol dibanding
asma terkontrol (4,24 vs 0,92: p<0,001). Sebaran kadar hs-CRP tinggi
lebih banyak ditemukan pada asma tidak terkontrol dibanding asma
terkontrol (p<0,001). Kadar hs-CRP meningkat secara bermakna pada
asma tidak terkontrol baik pada obes 68,8%(p=0,026) maupun non-obes
45,5% (p=0,005). Kadar hs-CRP pada subyek asma tidak dipengaruhi
oleh umur, jenis kelamin, lamanya sakit, riwayat keluarga asma, riwayat
atopi, penggunaan steroid.
Kesimpulan : Kadar hs-CRP lebih tinggi secara bermakna pada subyek
asma tidak terkontrol dibanding asma terkontrol.
Kata Kunci : Asma bronkial, kontrol asma,hs-CRP, Inflamasi sistemik

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 09 Nov 2021 06:38
Last Modified: 09 Nov 2023 08:39
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/9628

Actions (login required)

View Item
View Item