PERBANDINGAN GLUKOKORTIKOID DAN OVARIEKTOMI DALAM MENGINDUKSI OSTEOPOROSIS PADA KELINCI SEBAGAI MODEL HEWAN OSTEOPOROSIS


PHETRUS JOHAN, MUHAMMAD (2013) PERBANDINGAN GLUKOKORTIKOID DAN OVARIEKTOMI DALAM MENGINDUKSI OSTEOPOROSIS PADA KELINCI SEBAGAI MODEL HEWAN OSTEOPOROSIS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
muhammadph-2001-1-13-muham-5 COVER1.jpg

Download (268kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
muhammadph-2001-1-13-muham-5 1-2.pdf

Download (324kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
muhammadph-2001-1-13-muham-5 DAPUS.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
muhammadph-2001-1-13-muham-5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK
JOHAN MUHAMMD PHETRUS. Perbandingan Glukokortikoid dan Ovariektomi dalam
Menginduksi Osteoporosis pada Kelinci Sebagai Model Hewan Osteoporosis (dibimbing
oleh Yurianto Henry dan Saleh Ruksal)
Model penelitian osteoporosis pada kelinci berguna untuk mempelajari aktifitas
metabolisme karena kelinci memiliki pembentukan sistem haversian yang aktif dan
mencapai maturitas tulang yang cepat.
Model osteoporosis pada kelinci dapat dibuat dengan 2 metode
(pembedahan/ovariektomi dan obat/methylprednisolone). Penelitian ini bertujuan untuk
membuat model osteoporosis pada kelinci dalam waktu yang relative singkat dengan
intervensi obat methylprednisolone dosis sedang (1,5mg/kg/hari). Desain penelitian adalah
Experimental Study, pada 32 ekor kelinci betina, Lepus negricollis, usia 32-36 minggu,
dilakukan di laboratorium hewan Unhas, dari bulan Maret hingga Juni 2013. Subyek dibagi
secara acak menjadi 3 kelompok; kelompok ovariektomi bilateral, kelompok
methylprednisolone 1,5mg/kg/hari dan kelompok control dimana akan dievaluasi unsur
mekanik dari lumbar vertebra dengan mesin tes kompresi (beban maksimum akan direkam).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat data penurunan yang signifikan secara
statistik dengan uji kruskal wallis, pada beban maksimum dari kelompok
Methylprednisolone yaitu penurunan sebanyak 55,95% (p≤0,05) dibandingkan kelompok
control dan penurunan sebanyak 50,56% (p≤0,05) dibandingkan kelompok ovariektomi pada
minggu ke-4. Kategori kemampuan mekanik dari kelompok ovariektomi tidak menunjukkan
perbedaan yang signifikan secara statistik dibandingkan dengan kelompok control (p>0,05)
dari minggu ke-4 hingga minggu ke-10. Penelitian ini menerangkan bahwa osteoporosis
dapat diinduksi secara eksperimental pada kelinci dengan perlakuan pemberian obat
Methylprednisolone dosis sedang dalam waktu yang singkat (4 minggu).

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: Kamaluddin
Date Deposited: 08 Nov 2021 15:36
Last Modified: 08 Nov 2021 15:36
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/9517

Actions (login required)

View Item
View Item