Kekuasaan Politik dalam Pengelolaan dan Penguatan Nilai Budaya di Kabupaten Gowa

SJAHRIL, SRI SUMARNI (2021) Kekuasaan Politik dalam Pengelolaan dan Penguatan Nilai Budaya di Kabupaten Gowa. Thesis-S2 thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E052191010_tesis_01-10-2021 cover1.jpg

Download (194kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E052191010_tesis_01-10-2021 Bab 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E052191010_tesis_01-10-2021 Dapus-lamp.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E052191010_tesis_01-10-2021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

SRI SUMARNI SJAHRIL. Kekuasaan Politik dalam Pengelolaan dan Penguatan Nilai Budaya di Kabupaten Gowa (dibimbing oleh Muhammad dan Gustiana A. Kambo).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab tidak optimalnya pengelolaan dan penguatan nilai budaya di Kabupaten Gowa. Selain itu, Untuk mengetahui relasi kekuasaan antara Pemerintah Daerah dengan Kerajaan Gowa dalam melestarikan dan mengoptimalkan nilai budaya di Kabupaten Gowa.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang didapatkan dari hasil wawancara dan data sekunder yang dikumpulkan melalui kajian pustaka dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif analisis terhadap hasil wawancara berdasarkan kerangka teori yang digunakan dalam penelitian ini. Teori yang digunakan adalah Konsep Kekuasaan Politik, Pemahaman mengenai Nilai Budaya dan Konsep Revitalisasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa penyebab tidak optimalnya pengelolaan dan penguatan nilai budaya di Kabupaten Gowa, diantaranya ialah perbedaan pandangan pemerintah daerah dan pihak keturunan kerajaan terkait Peraturan Daerah No.5 tahun 2016 Kabupaten Gowa tentang penataan lembaga adat dan budaya daerah, selanjutnya tidak dilaksanakan ritual adat di Kabupaten Gowa pada tahun 2017-2018, dan kurangnya peran keturunan Kerajaan Gowa dalam revitalisasi peninggalan Kerajaan Gowa di Kabupaten Gowa. Relasi kekuasaan yang tidak seimbang membuat dominasi kekuasaan politik yang dimiliki oleh pemerintah daerah dalam pengelolaan dan penguatan nilai budaya dengan mengeluarkan Peraturan Daerah dan menempatkan Bupati sebagai ketua lembaga adat daerah yang menjalankan fungsi dan peran Sombayya membuat pihak keturunan kerajaan tidak lagi bisa menjalankan fungsi dan peran Sombayya dalam menjaga nilai budaya yang ada di Kabupaten Gowa.
Kata Kunci: Kekuasaan Politik, Nilai Budaya, Sombayya

Item Type: Thesis (Thesis-S2)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 07 Nov 2021 20:06
Last Modified: 07 Nov 2021 20:06
URI: http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/9021

Actions (login required)

View Item
View Item