STUDI DENSITAS TERHADAP BIOMASSA DAUN LAMUN Thalassia hemprichii dengan Enhalus acoroides PADA EKOSISTEM PADANG LAMUN DI PERAIRAN PULAU BONETAMBUNG, KOTA MAKASSAR


Qurahman, Taufiq (2013) STUDI DENSITAS TERHADAP BIOMASSA DAUN LAMUN Thalassia hemprichii dengan Enhalus acoroides PADA EKOSISTEM PADANG LAMUN DI PERAIRAN PULAU BONETAMBUNG, KOTA MAKASSAR. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
taufiqqura-1321-1-13-taufi-n 1-2.pdf

Download (351kB)
[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
taufiqqura-1321-1-13-taufi-n cover.jpg

Download (272kB) | Preview
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
taufiqqura-1321-1-13-taufi-n dapus-lam.pdf

Download (157kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
taufiqqura-1321-1-13-taufi-n.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

TAUFIQ QURAHMAN. L211 06011. Studi Densitas terhadap Biomassa Daun
Lamun Thalassia hemprichii dengan Enhalus acoroides pada Ekosistem
Padang Lamun di Perairan Pulau Bonetambung, Kota Makassar. Dibimbing
oleh BUDIMAN YUNUS dan ABDUL RAHIM HADE.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November sampai Desember 2012
di perairan Pulau Bonetambung Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepadatan dan biomassa daun
lamun Thalassia hemprichii dengan Enhalus acoroides serta hubungan antara
kepadatan dengan biomassa Thalassia hemprichii dengan Enhalus acoroides.
Metode yang digunakan adalah metode yang dikemukakan oleh Saito dan Atobe
dengan menggunakan plot berukuran 1m x 1m dan masing-masing dilakukan
pengulangan sebanyak 3 kali pada masing-masing plot. Analisa data
menggunakan analisis uji regresi. Uji statistik regresi digunakan untuk hubungan
antara berat/biomas dengan kepadatan padang lamun. Sebagai alat bantu untuk
melaksanakan uji statistik tersebut digunakan program excel. Adapun
pengukuran kualitas air untuk mengetahui kondisi perairan di Pulau
Bonetambung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan rata-rata tertinggi
Thalassia hemprichii terdapat pada stasiun VI sebesar 28,8 ind/m2 dan
kepadatan terendah terdapat pada stasiun IV sebesar 11,8 ind/m2. Sedangkan
kepadatan rata-rata tertinggi Enhalus acoroides terdapat pada stasiun I sebesar
6,6 ind/m2 dan terendah terdapat pada stasiun V sebesar 2,8 ind/m2. Rata-rata
biomassa tertinggi untuk jenis Thalassia hemprichii terdapat pada stasiun IV
sebesar 0,313 gbk/m2 dan biomassa terendah terdapat pada stasiun VI sebesar
0,060 gbk/m2. Sedangkan rata-rata biomassa tertinggi untuk jenis Enhalus
acoroides terdapat pada stasiun IV sebesar 0,252 gbk/m2 dan biomassa terendah
terdapat pada stasiun I dan VI sebesar 0,05 gbk/m2. Hubungan signifikan antara
kepadatan dengan biomassa daun lamun terdapat pada stasiun IV dengan
persamaan korelasi y = 0.0077x-0.253 dan R² = 0.3948.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 07 Nov 2021 18:37
Last Modified: 07 Nov 2021 18:37
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/8870

Actions (login required)

View Item
View Item