ANALISIS KADAR CYCLOOXYGENASE-2 (COX-2) SERUM TERHADAP KESINTASAN PASIEN KANKER PARU JENIS KARSINOMA BUKAN SEL KECIL (KPKBSK) STAGE LANJUT


Mustang, Ahmad (2021) ANALISIS KADAR CYCLOOXYGENASE-2 (COX-2) SERUM TERHADAP KESINTASAN PASIEN KANKER PARU JENIS KARSINOMA BUKAN SEL KECIL (KPKBSK) STAGE LANJUT. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
C118216202_tesis_08-10-2021 cover1.png

Download (197kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
C118216202_tesis_08-10-2021 1-2.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of daftar pustaka] Text (daftar pustaka)
C118216202_tesis_08-10-2021 dp.pdf

Download (908kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
C118216202_tesis_08-10-2021.pdf
Restricted to Registered users only until 1 January 2026.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Kanker paru merupakan penyebab utama kematian akibat kanker di dunia termasuk di Indonesia. Penelitian menunjukkan tentang peran Cyclooxygenase-2 (COX-2) dalam proses inflamasi sebagai isoenzim yang meningkat pada kanker paru dan berperan dalam proses tumorigenesis. Penggunaan kadar COX-2 serum darah tepi sebagai faktor prognostik pada penderita kanker paru belum banyak digunakan sehingga perlu dilakukan penelitian terhadap penduduk Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan.

Metode: Penelitian ini merupakan studi dengan desain cohort retrospective study dengan metode consecutive sampling pada pasien kanker paru jenis KPKBSK stage lanjut yang berkunjung di Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar periode Januari 2017-Desember 2017 dan survival dinilai selama 2 tahun. Semua Prosedur penelitian memperoleh persetujuan penelitian dari Komisi Etik Penelitian Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar. Kadar COX-2 serum diperiksa dengan menggunakan metode ELISA dan kesintasan pasien KPKBSK stage lanjut dianalisis.

Hasil:Subjek Penelitian sebanyak 30 pasien, terdiri dari 76,7% laki-laki dan 23,3 % perempuan dan paling banyak usia lebih dari 60 tahun yaitu 53,3%. Rerata subjek memiliki riwayat merokok dengan yang terbanyak adalah IB sedang 33,3%. Berdasarkan hasil patologi anatomi yang terbanyak adlah jenis adenokarsinoma 63,3% dengan stage terbanyak adalah IVA 70%. Kadar COX-2 serum lebih dari median 46,7% dan kurang dari median 53,3%. Pada penelitian ini didapatkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara kadar COX-2 serum dengan stage KPKBSK dengan nilai p= 0,009 (p value < 0,05). Hubungan kadar COX-2 serum dengan kesintasan ditemukan tidak bermakna secara statistik dengan probabilitas survival 2 tahun 9,8%, 0,2% berturut-turut untuk kadar COX-2 kurang dari median dan lebih dari median.

Kesimpulan: Kadar COX-2 serum meningkat secara bermakna berdasarkan staging kanker paru karsinoma bukan sel kecil (KPKBSK) terutama pada stage IV (metastasis). Terdapat kecendrungan penurunan kesintasan dengan kadar COX-2 serum yang tinggi pada KPKBSK stage lanjut tetapi tidak bermakna secara statistic.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS - Pulmonologi
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 04 Nov 2021 01:21
Last Modified: 04 Nov 2021 01:21
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/8785

Actions (login required)

View Item
View Item