PERKEMBANGAN MORFOLOGI JUWANA KUDA LAUT Hippocampus barbouri JORDAN & RICHARDSON, 1908 DALAM WADAH TERKONTROL


SAMIN, ANDRIYANTO (2013) PERKEMBANGAN MORFOLOGI JUWANA KUDA LAUT Hippocampus barbouri JORDAN & RICHARDSON, 1908 DALAM WADAH TERKONTROL. Skripsi thesis, Universitas Hassanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
andriyanto-1228-1-13-andri-n COVER1.jpg

Download (209kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
andriyanto-1228-1-13-andri-n 1-2.pdf

Download (510kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
andriyanto-1228-1-13-andri-n DAPUS-LAM.pdf

Download (775kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
andriyanto-1228-1-13-andri-n.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

BSTRAK
ANDRIYANTO SAMIN “Perkembangan Morfologi Juwana Kuda Laut
Hippocampus barbouri Jordan & Richardson, 1908 dalam Wadah
Terkontrol” di bawah bimbingan SYAFIUDDIN sebagai pembimbing utama
dan INAYAH YASIR sebagai anggota
Kuda laut mempunyai morfologi kepala yang menyerupai kepala kuda
dan faktanya bahwa kuda laut jantan mempunyai kantong pengeraman yang
tidak dijumpai pada jenis ikan yang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati
perkembangan morfologi juwana kuda laut (Hippocampus barbouri) setelah
keluar dari kantong pengeraman (Brood pouch) jantan, dilaksanakan pada bulan
Januari hingga Februari 2013 di Laboratorium Penangkaran dan Rehabilitasi
Ekosistem Laut, Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan,
Universitas Hasanuddin. Pengamatan dilakukan secara morfometrik (panjang
kepala, panjang badan, panjang ekor dan panjang total) dan secara meristik
(bentuk mahkota, bentuk dan jumlah cincin badan serta cincin ekor).
Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel dan
gambar. Berdasarkan hasil yang didapatkan adalah pada awal kelahiran panjang
kepala adalah 0,32 cm kemudian pada akhir penelitian mencapai 0,93 cm.
Bagian mahkota berkembang dari awalnya tidak memiliki percabangan kemudian
berubah dengan empat percabangan. Pada awal kelahiran panjang badan
juwana adalah 0,41 cm kemudian pada akhir penelitian mencapai 1,29 cm.
Perubahan yang terlihat terdapat pada bagian cincin yaitu pada akhir penelitian
terlihat 11 cincin badan. Pada awal kelahiran panjang ekor juwana adalah 0,51
cm kemudian pada akhir penelitian mencapai 1,52 cm. Duri dan cincin ekor
belum tampak setelah kelahiran kemudian pada hari terakhir terdapat duri
berujung tumpul diikuti dengan 24 jumlah cincin pada bagian ekor.
Kesimpulan yang didapatkan pada formasi duri badan pada akhir
penelitian adalah panjang, pendek, pendek dan panjang, sedangkan pada ekor
adalah panjang, pendek, panjang dan begitu seterusnya. Perubahan mahkota
pada awal kelahiran belum memiliki cabang kemudian berubah menjadi empat
percabangan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: C Auxiliary Sciences of History > C Auxiliary sciences of history (General)
Depositing User: Kamaluddin
Date Deposited: 01 Nov 2021 05:54
Last Modified: 01 Nov 2021 05:54
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/8530

Actions (login required)

View Item
View Item