EFEK PEMBERIAN ZINK TERHADAP PERTUMBUHAN ANAK UMUR 24 – 60 BULAN DENGAN GANGGUAN PERTUMBUHAN


Nurhidayah, Dr. Nurhidayah (2021) EFEK PEMBERIAN ZINK TERHADAP PERTUMBUHAN ANAK UMUR 24 – 60 BULAN DENGAN GANGGUAN PERTUMBUHAN. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
C110216104_tesis cover1.png

Download (144kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
C110216104_tesis 1-2.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of daftar pustaka] Text (daftar pustaka)
C110216104_tesis dp.pdf

Download (992kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
C110216104_tesis.pdf
Restricted to Registered users only until 1 January 2026.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Gangguan pertumbuhan merupakan suatu kondisi pertambahan BB, TB, dan LLA yang tidak sesuai dengan pertambahan usia. Pertumbuhan anak dipengaruhi oleh sosial ekonomi, asupan makronutrien dan mikronutrien. Zink merupakan mineral penting dalam pertumbuhan dan berperan pada diferensiasi sel, perkembangan sistem imun, dan fungsi pengecapan untuk meningkatkan nafsu makan. Pada negara berkembang defisiensi zink banyak dijumpai pada bayi dan anak yang menyebabkan retardasi pertumbuhan dengan prevalensi 6-30%.

Tujuan. Mengetahui efek zink pada anak umur 24-60 bulan dengan gangguan pertumbuhan.

Metode. Dilakukan penelitian uji klinik acak terkontrol terhadap 100 anak umur 24-60 bulan dengan berat badan menurut umur, tinggi badan menurut umur di bawah -2 SD, dan atau berat badan menurut tinggi badan di bawah -2 SD berdasarkan kurva-WHO di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) di Makassar. Subjek terbagi 2 kelompok, yaitu kelompok zink dengan intervensi sirup zink 20 mg/hari dan kelompok placebo dengan intervensi sirup sukrosa 80%/hari selama 1 bulan.

Hasil. Sebanyak 100 orang subjek berpartisipasi dalam penelitian ini, terbagi dalam kelompok zink 50 subjek (50%) dan plasebo 50 subjek (50%). Dari hasil penelitian terdapat perbedaan bermakna pertambahan ukuran BB, PB, LLA pada kelompok umur 24-36; 37-48; dan 49-60 bulan antara kelompok zink dan plasebo dengan nilai p=0.000. Terdapat perbedaan bermakna selisih BB, TB, dan LLA awal dan akhir pada kelompok umur 24-36 dengan nilai median 300 gram, 0.95 cm, 0.2 cm dan kelompok umur 49-60 bulan dengan nilai median 300 gram, 0.55 cm, 0.2 cm dengan nilai p=0.000.

Kesimpulan. Intervensi zink berpengaruh terhadap pertambahan ukuran BB, TB, dan LLA.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Kesehatan Anak
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 29 Oct 2021 01:34
Last Modified: 29 Oct 2021 01:34
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/8471

Actions (login required)

View Item
View Item