PENGELOLAAN RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) BERBASIS EKOLOGIS SECARA SPASIAL DAN TEMPORAL DI PERAIRAN PESISIR BANTAENG


Asni, Andi (2013) PENGELOLAAN RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) BERBASIS EKOLOGIS SECARA SPASIAL DAN TEMPORAL DI PERAIRAN PESISIR BANTAENG. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
andiasni-cOVER1.jpg

Download (212kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
andiasni 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
andiasni dapus.pdf

Download (963kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
andiasni.pdf
Restricted to Registered users only

Download (12MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK
ANDI ASNI. Pengelolaan Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) Berbasis Ekologis Secara Spasial dan Temporal Di Perairan Pesisir Bantaeng (dibimbing oleh Syamsu Alam Ali, Abd. Wahid Wahab dan Mukti Zainuddin). Kabupaten Bantaeng merupakan salah satu lokasi sentra produksi rumput laut (K. alvarezii) yang masih perlu ditingkatkan produksinya. Penelitian bertujuan menganalisis (1) parameter lingkungan, produksi dan kualitas rumput laut berdasarkan jarak dari garis pantai dan musim (2) kondisi perairan yang sesuai untuk pengelolaan rumput laut berdasarkan tingkat kesesuaian lahan (3) model pengelolaan budidaya rumput laut yang optimal dan berkelanjutan Penelitian dilaksanakan di perairan pesisir Kabupaten Bantaeng, pada bulan Juli 2011 sampai April 2012, menggunakan metode survey, eksperimen dan pengujian laboratorium. Ditentukan 3 Stasiun 3 substasiun. Parameter lingkungan diamati setiap 2 minggu. Bobot rumput laut pada awal dan akhir untuk analisis karaginan dan logam berat. Analisis Univariat untuk analisis pengaruh musim dan jarak terhadap parameter lingkungan, produksi dan karaginan dan Regresi berganda hubungan antara parameter lingkungan dengan produksi dan karaginan dengan SPSS 15. ArcView GIS v 10.0 digunakan untuk kesesuain lahan budidaya K alvarezii dan software STELLA versi 9.0 untuk menganalisis model dinamik pengelolaan berkelanjutan. Hasil penelitian ini menunjukkan musim dan jarak dari garis pantai (P<0,05) terhadap parameter lingkungan, produksi dan karaginan. Produksi dan kadar karaginan lebih tinggi pada musim hujan pada jarak 1500 m dari pantai. Produksi rumput laut berkorelasi linear positif dengan kecerahan pada musim hujan, sedangakan pada musim kemarau salinitas, nitrat dan kecerahan. Karaginan berkorelasi linear dengan arus dan fosfat pada musim hujan, salinitas dan kecerahan pada musim kemarau. Pola sebaran parameter lingkungan berbeda secara spasial dan temporal. Pengelolaan pemanfaatan ruang budidaya rumput laut optimal berkelanjutan pada simulasi skenario 10 dengan produksi tertinggi dalam jangka waktu 10 tahun ke depan.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Depositing User: Kamaluddin
Date Deposited: 07 Oct 2021 04:20
Last Modified: 07 Oct 2021 04:20
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/7817

Actions (login required)

View Item
View Item