GAMBARAN PENYIMPANAN DAN PENGHAPUSAN OBAT PADA INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT HIKMAH


HUGEN, GAVRILA JANICE (2019) GAMBARAN PENYIMPANAN DAN PENGHAPUSAN OBAT PADA INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT HIKMAH. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
19_K11115526_Cover1.jpg

Download (4kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
19_K11115526(FILEminimizer) ... ok 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
19_K11115526(FILEminimizer) ... ok dapus-lam.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
19_K11115526(FILEminimizer) ... ok.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK
Penyimpanan obat bertujuan mempertahankan mutu obat dari kerusakan akibat peyimpanan yang tidak baik dan memudahkan pencarian serta pengawasan obat-obatan. Penghapusan obat dikatakan tidak baik jika masih terdapat banyak tumpukan obat yang kadaluarsa atau rusak yang belum dimusnahkan. Jumlah obat yang kadaluarsa dari tahun 2015-2017 lebih dari 1% yaitu berturut-turut 9,9%, 11,5%, 10,1%. Jumlah obat yang death stock dari tahun 2015-2017 lebih dari 0% yaitu berturut-turut 4,9%, 6,1%, 5,9%.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyimpanan dan penghapusan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Hikmah. Hal yang diteliti dalam penelitian ini adalah input dan proses penyimpanan serta penghapusan obat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan desain deskriptif dan perspektif phenomenology. Pemilihan sampel pada penelitian ini berdasarkan prinsip kesesuaian (appropriatness) dan kecukupan (adequacy), dan diperoleh 7 orang informan.
Di instalasi farmasi jumlah tenaga kerja kurang dan beban kerja tinggi karena tidak dipisahkan ruang apotik rawat jalan, inap, dan gudang obat, tidak cukupnya anggaran yang tersedia, tidak tersedia SOP penghapusan, hibah, dan penerimaan, tidak adanya kartu stok semua obat, surat bukti keluar obat, surat hibah obat, buku penerimaan dan pengeluaran, tidak terdapat gudang obat, kulkas pendingin khusus, dan ruang penyimpanan khusus obat kadaluarsa atau rusak. Proses penerimaan obat dilakukan lewat apotik dan obat yang kadaluarsa/rusak tidak dimusnahkan.
Tumpukan obat yang kadaluarsa atau rusak menunjukkan bahwa adanya masalah dalam kegiatan penyimpanan dan penghapusan obat yang disebabkan karena keterbatasan sumber daya manusia, anggaran, prosedur, dokumen, dan sarana prasarana. Bagi pihak rumah sakit agar menyediakan dokumen, anggaran, dan sarana prasarana untuk kegiatan penyimpanan dan penghapusan obat. Disediakan SOP penghapusan obat, hibah obat, dan penerimaan obat, serta diadakan kegiatan sosialisasi standar operasional prosedur. Pihak farmasi juga dapat memperbaiki sistem informasi serta menerapkan Lean Management agar kegiatan pengadaan obat bisa lebih efektif dan mengurangi jumlah obat yang death stock dan kadaluarsa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 23 Sep 2021 01:21
Last Modified: 23 Sep 2021 01:21
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/6767

Actions (login required)

View Item
View Item