KEPATUHAN KANDIDAT TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN PADA PEMILIHAN WALIKOTA MAKASSAR TAHUN 2020 DI TENGAH PANDEMI COVID-19

SYAMSIAR, SYANIRAH MUH (2021) KEPATUHAN KANDIDAT TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN PADA PEMILIHAN WALIKOTA MAKASSAR TAHUN 2020 DI TENGAH PANDEMI COVID-19. Skripsi-S1 thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
E041171001_skripsi cover1.png

Download (196kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
E041171001_skripsi 1-2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
E041171001_skripsi dp.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
E041171001_skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Syanirah Muh Syamsiar. NIM E041171001. Kepatuhan Kandidat Terhadap Protokol Kesehatan Pada Pemilihan Walikota Makassar Tahun 2020 Di tengah Pandemi COVID-19. Di bawah bimbingan Dr. Gustiana A. Kambo, M.Si Dan Ummi Suci Fathia Bailusy, S.IP., M.IP.
Pada Pilkada tahun 2020, pihak penyelenggara telah mengeluarkan aturan terkait tata cara berpilkada ditengah pandemi dan para kandidat selaku elite politik harus mematuhi aturan tersebut karena setiap tingkah lakunya akan ditiru oleh masyarakat. Sehingga mereka harus memberi contoh yang baik dengan mematuhi aturan protokol kesehatan di setiap tahapan Pilkada, khususnya pada tahapan kampanye yang rentan terjadi pelanggaran protokol kesehatan karena adanya pengumpulan massa.
Penelitian ini menggunakan tipe dan jenis penelitian kualitatif deskriptif untuk menggambarkan kepatuhan kandidat terhadap aturan protokol kesehatan pada masa kampanye. Pengambilan data dilakukan dengan mewawancarai informan kunci yang dianggap mampu menjelaskan bagaimana penerapan aturan protokol kesehatan yang dilakukan oleh kandidat pada masa kampanye. Penulis juga melengkapi data yang telah didapatkan dengan melihat beberapa referensi tertulis. Adapun pendekatan, teori dan konsep yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan perilaku, teori elite politk dan konsep kepatuhan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para kandidat telah berupaya menerapkan aturan protokol kesehatan selama masa kampanye. Meskipun di sisi lain masih banyak ditemukan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh kandidat. Hal itu disebabkan karena sikap patuh yang terbentuk pada diri kandidat tidak didasari atas kesungguhan dan kemauan dirinya sendiri, melainkan adanya faktor hukuman serta keberadaan otoritas yang sah. Sehingga kepatuhan yang terbentuk adalah tipe kepatuhan compulsive deviant atau tipe kepatuhan yang berubah-ubah.
Kata Kunci : Kepatuhan, Elite Politik, Protokol Kesehatan.

Item Type: Thesis (Skripsi-S1)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Depositing User: S.Sos Rasman -
Date Deposited: 21 Sep 2021 01:04
Last Modified: 21 Sep 2021 01:04
URI: http://repository.unhas.ac.id/id/eprint/6613

Actions (login required)

View Item
View Item