SYAHRAWANI, ANNISA (2026) EVALUASI KINERJA PELAYANAN ALAT BONGKAR MUAT PETIKEMAS PADA PELABUHAN BATU AMPAR BATAM KEPULAUAN RIAU = EVALUATION OF CONTAINER HANDLING EQUIPMENT PERFORMANCE AT BATU AMPAR PORT. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P092212007-EXpQOlrJzbfqDGWH-20260917114113.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Pelabuhan Batu Ampar sebagai pelabuhan utama di kawasan perdagangan bebas (Free Trade Zone/FTZ) memiliki peran strategis dalam mendukung perdagangan domestik dan internasional. Peningkatan arus petikemas selama empat Tahun terakhir (2021–2025) mendorong perlunya peningkatan kapasitas dan efisiensi pelayanan bongkar muat. Sebagai upaya modernisasi, sejak akhir Tahun 2022 dilakukan pengembangan infrastruktur serta penambahan dan pengoperasian Ship-to-Shore (STS) Crane dan Harbour Mobile Crane (HMC). Penelitian ini bertujuan (1) mengevaluasi produktivitas pelayanan alat bongkar muat petikemas pasca-modernisasi, (2) menganalisis kebutuhan produktivitas alat bongkar muat berdasarkan proyeksi arus petikemas periode 2026–2035, dan (3) merumuskan strategi peningkatan kinerja pelayanan terminal berdasarkan hasil evaluasi produktivitas dan kebutuhan pelayanan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan deskriptif melalui analisis produktivitas dengan indikator Box/Crane/Hour (B/C/H), analisis regresi linear berganda menggunakan metode Ordinary Least Squares (OLS), analisis proyeksi arus petikemas dan kebutuhan kapasitas pelayanan terminal, serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) modernisasi terminal melalui pengoperasian STS Crane multi-unit meningkatkan produktivitas pelayanan bongkar muat petikemas, meningkatkan kapasitas pelayanan terminal, serta meningkatkan produktivitas Head Truck sebagai peralatan pendukung. (2) Hasil proyeksi menunjukkan bahwa kebutuhan produktivitas STS Crane meningkat dari sekitar 24 B/C/H pada tahun 2026 menjadi sekitar 39 B/C/H pada tahun 2035, sedangkan kebutuhan produktivitas Head Truck meningkat dari sekitar 12 menjadi 20 Box/Truck/Hour. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pada akhir periode proyeksi kebutuhan produktivitas STS Crane diperkirakan telah melampaui kapasitas operasional optimum sehingga diperlukan evaluasi pengembangan kapasitas peralatan. (3) Analisis SWOT menempatkan Pelabuhan Batu Ampar pada Kuadran I (Growth Strategy), sehingga strategi yang direkomendasikan meliputi optimalisasi pemanfaatan STS Crane, peningkatan kapasitas peralatan pendukung, penguatan digitalisasi sistem operasional terminal, serta pengembangan kapasitas terminal sesuai proyeksi pertumbuhan arus petikemas.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pelabuhan Batu Ampar, produktivitas terminal, STS Crane, regresi linear berganda, SWOT. |
| Subjects: | T Technology > TE Highway engineering. Roads and pavements |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Teknik Transportasi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 06 Nov 2026 01:55 |
| Last Modified: | 06 Nov 2026 01:55 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/61331 |
