PAMUNGKAS, PRAMUDYO BAYU (2026) Kondisi Prasarana Terhadap Perilaku Mobilitas Perkotaan Kawasan Sudirman Loop Makassar = Infrastructure Conditions on Urban Mobility Behavior of Sudirman Loop Area, Makassar. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P082221011-BjKi13e4OIaZwlMT-20261005115344.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Penelitian ini menganalisis kondisi prasarana terhadap perilaku mobilitas perkotaan di Kawasan Sudirman Loop, Makassar. Sebagai pusat bisnis utama dengan pola pemanfaatan lahan campuran yang intensif, kawasan ini menghadapi tekanan mobilitas tinggi, namun infrastruktur pendukungnya belum memadai. Trotoar yang sempit, tidak rata, rusak, serta sering terhalang parkir liar dan pedagang kaki lima menyebabkan penurunan kualitas pelayanan bagi pejalan kaki. Analisis lalu lintas menunjukkan Level of Service (LOS) pada ruas utama berada di kategori C hingga D, sedangkan persimpangan utama mencapai LOS D hingga E pada jam puncak. Kecepatan titik rata-rata kendaraan hanya berkisar 18–28 km/jam, jauh di bawah standar arteri kota. Volume pejalan kaki relatif tinggi pada periode pagi dan sore, tetapi banyak yang terpaksa berjalan di badan jalan karena fasilitas trotoar yang kurang layak. Tujuan. Perilaku mobilitas masyarakat masih didominasi oleh kendaraan pribadi, terutama sepeda motor. Tujuan perjalanan utama adalah bekerja dan sekolah, dengan pola pergerakan yang menunjukkan dua jam puncak yang jelas. Persepsi terhadap angkutan umum relatif negatif, khususnya pada waktu tempuh yang lama, kenyamanan rendah, dan keamanan yang kurang memadai, meskipun biaya dianggap terjangkau. Kelompok rentan (perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas) memberikan penilaian lebih rendah terhadap keselamatan dan aksesibilitas fasilitas, sehingga semakin enggan menggunakan moda non-pribadi. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan metode mixed-method. Data primer dikumpulkan melalui survei kuesioner terhadap 500 responden, cacah lalu lintas, pengukuran kecepatan titik, cacah pejalan kaki, serta survei persepsi. Data sekunder bersumber dari dokumen perencanaan kota dan observasi lapangan. Hasil analisis menegaskan adanya hubungan kausal yang kuat antara kondisi prasarana yang buruk dengan preferensi moda. Buruknya trotoar dan parkir liar mengurangi minat berjalan kaki, kemacetan yang tinggi memperlemah daya tarik angkutan umum, sementara persepsi negatif terhadap kualitas pelayanan semakin memperkuat ketergantungan pada kendaraan pribadi. Faktor determinan utama meliputi kondisi infrastruktur pejalan kaki, kinerja lalu lintas, persepsi angkutan umum, serta aspek kesetaraan gender dan inklusi sosial (GESI). Hasil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat ketidakseimbangan antara intensitas aktivitas kawasan dengan kualitas prasarana yang tersedia. Dominasi kendaraan pribadi dan rendahnya penggunaan moda berkelanjutan disebabkan oleh infrastruktur yang tidak memadai serta persepsi masyarakat yang kurang positif. Kawasan Sudirman Loop, meskipun berpotensi sebagai pilot project transportasi publik yang sehat, masih menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan mobilitas perkotaan yang inklusif, aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Aksesibilitas, Kawasan Sudirman Loop, Kondisi Prasarana, Makassar, Mobilitas Perkotaan, Pejalan Kaki, Transportasi Berkelanjutan |
| Subjects: | T Technology > TH Building construction |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Teknik Perencanaan Prasarana |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 06 Nov 2026 01:33 |
| Last Modified: | 06 Nov 2026 01:33 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/61315 |
