EVALUASI KAPASITAS DAN PREDIKSI PEMENUHAN PERMINTAAN MOBILITAS TERMINAL BARU PELABUHAN YOS SUDARSO AMBON = EVALUATION OF CAPACITY AND DEMAND FULFILLMENT PREDICTION FOR MOBILITY AT THE NEW YOS SUDARSO PORT TERMINAL, AMBON


PANGGUA, AMOS (2026) EVALUASI KAPASITAS DAN PREDIKSI PEMENUHAN PERMINTAAN MOBILITAS TERMINAL BARU PELABUHAN YOS SUDARSO AMBON = EVALUATION OF CAPACITY AND DEMAND FULFILLMENT PREDICTION FOR MOBILITY AT THE NEW YOS SUDARSO PORT TERMINAL, AMBON. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of P082221010-0wtPHq3nrEKiU4D7-20260918143153.pdf] Text
P082221010-0wtPHq3nrEKiU4D7-20260918143153.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

PANGGUA, AMOS. Evaluasi Kapasitas dan Prediksi Pemenuhan Permintaan Mobilitas Terminal Baru Pelabuhan Yos Sudarso Ambon (Dibimbing oleh Idawarni, Wadzibah Nas) Latar Belakang. Penelitian ini berangkat dari ketidakseimbangan kapasitas terminal penumpang existing Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dengan pertumbuhan permintaan mobilitas pasca-pandemi. Terminal existing hanya memiliki luas 1.500 m² dan kapasitas simultan 600 orang, sehingga sering mengalami overcrowding pada periode peak seperti Nataru dan Lebaran. Arus penumpang tahunan meningkat dari 58.570 orang (2021) menjadi 174.100 orang (2026) dengan tren pertumbuhan linier 23.538 orang per tahun, menyebabkan penurunan Level of Service (LoS) hingga tingkat D–F. Tujuan. Penelitian bertujuan untuk: (1) menganalisis kondisi kapasitas terminal existing beserta tren arus penumpang YoY dan tingkat pelayanan pada periode peak, (2) memprediksi pemenuhan permintaan mobilitas oleh terminal baru pasca-pembangunan, khususnya pada skenario lonjakan Nataru, dan (3) mengidentifikasi faktor determinan yang memengaruhi efektivitas peningkatan kapasitas dalam mendukung konektivitas wilayah Maluku. Metode. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-evaluatif dengan elemen prediktif (ex-ante) dan mixed-method light. Data sekunder bersumber dari KSOP, Pelindo, dan BPS Maluku. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner kepada 115 responden dan wawancara mendalam dengan 12 stakeholder. Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif (tren YoY, regresi linier, perhitungan Horonjeff), deskriptif kualitatif (tematik), dan triangulasi data. Hasil. Terminal existing menunjukkan gap kapasitas yang nyata dengan LoS sering turun ke D–F pada peak hour. Terminal baru (luas 3.200 m², kapasitas 1.800 orang) diprediksi mampu mencapai LoS A–B pada 2027–2031 dengan utilisasi 28–43% dan masih memadai hingga 2034 sebelum mendekati LoS C–D. Faktor determinan utama meliputi kapasitas fisik, kualitas fasilitas pendukung, manajemen operasional, pertumbuhan demand musiman, dan integrasi akses darat. Validasi stakeholder mengonfirmasi bahwa terminal baru akan meningkatkan pemenuhan demand secara signifikan. Kesimpulan. Pembangunan terminal baru merupakan solusi strategis yang mampu menutup gap kapasitas existing dan meningkatkan Level of Service dari D–F menjadi B pada periode awal operasional. Terminal ini diprediksi memenuhi permintaan mobilitas dengan baik hingga awal dekade 2030-an, sehingga mendukung konektivitas wilayah Maluku yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan, meskipun memerlukan penguatan manajemen operasional dan integrasi multimoda untuk keberlanjutan jangka panjang.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Ambon, Kapasitas Terminal, Level of Service, Mobilitas Penumpang, Pelabuhan Yos Sudarso, Terminal Baru
Subjects: T Technology > TH Building construction
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Teknik Perencanaan Prasarana
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 06 Nov 2026 01:29
Last Modified: 06 Nov 2026 01:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/61309

Actions (login required)

View Item
View Item