GEOLOGI DAN PETROGENESA BATUAN BEKU DAERAH BONTO KATUTE KECAMATAN SINJAI BORONG KABUPATEN SINJAI PROVINSI SULAWESI SELATAN = Geology and Petrogenesis of Igneous Rocks of the Bonto Katute Area, Sinjai Borong District, Sinjai Regency, South Sulawesi Province


HUTAMA, MUHAMMAD (2026) GEOLOGI DAN PETROGENESA BATUAN BEKU DAERAH BONTO KATUTE KECAMATAN SINJAI BORONG KABUPATEN SINJAI PROVINSI SULAWESI SELATAN = Geology and Petrogenesis of Igneous Rocks of the Bonto Katute Area, Sinjai Borong District, Sinjai Regency, South Sulawesi Province. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of D061211026-fullll.pdf] Text
D061211026-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13MB)

Abstract (Abstrak)

Secara administrasi daerah penelitian terletak di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Desa Bonto Katute, Arabika, Gantarang, Kompang, Saotanre, dan Boto Lempangan. Yang termasuk wilayah Kecamatan Sinjai Borong. Secara geografis terletak pada koordinat 120o01’00” BT – 120°05’00” BT dan 05°13’30” LS – 05°16’30” LS. Maksud dari penelitian ini untuk melakukan pemetaan pada skala 1 :25.000. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi geologi daerah penelitian yang meliputi aspek geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi, sejarah geologi, potensi bahan galian serta mengetahui petrogenesa batuan beku sehingga mampu menghasilkan peta geologi daerah penelitian. Metode yang digunakan yaitu pengumpulan data literatur, data lapangan, data laboratorium, serta analisis data. Geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi tiga satuan geomorfologi yaitu satuan Perbukitan Berbukit Bergelombang, Satuan Perbukitan Tinggi Berbukit Bergelombang dan Satuan Perbukitan Tinggi Berbukit Tersayat Tajam. Sungai yang berkembang pada daerah penelitian yaitu jenis sungai periodik dan episodik. Tipe genetik sungai daerah penelitian yaitu tipe genetik sungai insekuen. Pola aliran sungai rektangular dan sub-denritik. Berdasarkan aspek-aspek geomorfologi dapat disimpulkan bahwa stadia sungai dan stadia daerah termasuk stadia muda menjelang dewasa. Berdasakan litostratigrafi tidak resmi, stratigrafi daerah penelitian dibagi menjadi 3 satuan batuan dari urutan muda hingga tua yaitu satuan andesit, breksi vulkanik, dan basal. Struktur geologi yang berkembang pada daerah penelitian adalah kekar nonsistematik dan sistematik , Sesar Geser Menganan Bonto Katute yang terjadi setelah kala post plistosen. Indikasi bahan galian pada daerah peneltian termasuk golongan sirtu. Berdasarkan hasil analisis geokimia yang di plot pada klasifikasi Le Bass et.al (1985) batuan pada daerah penelitian adalah Trachy-andesite, Trachy-basalt, dan Tephrite basanite. Seri magma pada daerah penelitian dilakukan menggunakan diagram oleh Peccerillo dan Taylor (1976) dan diperoleh shoshonite series dan high-K alc-alkaline. Batuan pada daerah penelitian terbentuk pada zona ini di lingkungan Calc Alkaline Basal (CAB) Mullen (1983).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Geologi, Bonto Katute, Stratigrafi, Geomorfologi, Struktur, Sejarah Geologi, Bahan Galian, Petrogenesa
Subjects: Q Science > QE Geology
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Geologi
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 03 Nov 2026 06:11
Last Modified: 03 Nov 2026 06:11
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60952

Actions (login required)

View Item
View Item