AMALIYAH, NUR 'INAYAH (2026) Potensi Tepung Jeroan Teripang (Holothuria sp.) Terhadap Persentase Jantan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Berdasarkan Analisis Histologi = Potential of Sea Cucumber (Holothuria sp.) Viscera Meal on the Percentage of Male Nile Tilapia (Oreochromis niloticus) Based on Histological Analysis. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L031221064-SwBA3oMT41jHJ7Wl-20260818141933.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
NUR INAYAH AMALIYAH.L031221064. “Potensi Tepung Jeroan Teripang Terhadap Persentase Jantan Ikan Nila Berdasarkan Analisis Histologi” (dibimbing oleh Andi Aliah Hidayani) Latar Belakang. Produksi benih ikan nila (Oreochromis niloticus) jantan menjadi salah satu upaya yang banyak dikembangkan dalam budidaya karena ikan jantan memiliki pertumbuhan lebih cepat dibandingkan ikan betina. Metode jantanisasi umumnya menggunakan hormon sintetis, namun penggunaannya mulai dibatasi sehingga diperlukan alternatif bahan alami yang lebih aman dan ramah lingkungan. Salah satu bahan yang berpotensi digunakan adalah tepung jeroan teripang yang diduga mengandung senyawa Testosteron yang mampu memengaruhi proses diferensiasi gonad pada ikan nila. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemberian tepung jeroan teripang terhadap persentase jantan ikan nila melalui pengamatan histologi gonad. Metode. penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dan pemberian tepung jeroan teripang dengan masing masing dosis perlakuan 3 mg/L, 5 mg/L, 7 mg/L, 17α-MT 0,5 mg/L (kontrol positif) dan 0 mg/L (kontrol negatif). Pemeliharaan dilakukan selama 60 hari. Parameter yang diamati meliputi persentase jantan, perkembangan histologi gonad, serta kualitas air yang mencakup suhu, pH, dan oksigen terlarut (DO). Analisis histologi dilakukan menggunakan preparat gonad dengan pewarnaan Hematoksilin–Eosin (HE) untuk mengamati perkembangan jaringan reproduksi. Hasil. penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung jeroan teripang berpengaruh terhadap peningkatan persentase jantan ikan nila. Persentase jantan tertinggi diperoleh pada perlakuan dosis 7 mg/L sebesar 83,33 ± 5,77%, diikuti dosis 5 mg/L sebesar 73,33 ± 5,77%, sedangkan perlakuan kontrol menghasilkan persentase jantan sebesar 40,00 ± 10,00%. Hasil histologi menunjukkan perkembangan gonad jantan yang ditandai oleh dominasi jaringan testikular dan perkembangan sel spermatogenik mulai dari spermatogonia, spermatosit, spermatid hingga spermatozoa pada umur pemeliharaan 2 bulan. Sementara itu, gonad betina menunjukkan perkembangan oosit yang dikelilingi lapisan sel granulosa dan folikel ovarium. Parameter kualitas air selama penelitian masih berada pada kisaran yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan ikan nila sehingga tidak menjadi faktor pembatas terhadap proses diferensiasi gonad. Kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tepung jeroan teripang berpotensi digunakan sebagai alternatif bahan alami dalam proses jantanisasi ikan nila, dengan dosis terbaik diperoleh pada perlakuan 7 mg/L yang menghasilkan persentase jantan tertinggi dan didukung oleh perkembangan histologi gonad jantan yang lebih dominan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Oreochromis niloticus, tepung jeroan teripang, histologi gonad, persentase jantan. |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Budidaya Perairan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 03 Nov 2026 02:13 |
| Last Modified: | 03 Nov 2026 02:13 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60909 |
