Tingkat Kesuburan Perairan Berdasarkan TRIX (Trophic Index) di Pulau Bonetambung = Water Fertility Levels Based on TRIX (Trophic Index) on Bonetambung Island


ASILAH, RIFDAH (2026) Tingkat Kesuburan Perairan Berdasarkan TRIX (Trophic Index) di Pulau Bonetambung = Water Fertility Levels Based on TRIX (Trophic Index) on Bonetambung Island. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of L011221096-o7Xq0Aa9jH526GwD-20260818145748.pdf] Text
L011221096-o7Xq0Aa9jH526GwD-20260818145748.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Tingkat kesuburan perairan merupakan indikator penting untuk menilai produktivitas dan kualitas ekologis suatu perairan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi parameter oseanografi dan menganalisis tingkat kesuburan perairan di sekitar Pulau Bonetambung, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar. Pengambilan sampel dilakukan pada 25 April 2026 di tiga stasiun yang merepresentasi padang lamun, terumbu karang, dan kawasan pemukiman. Parameter yang diukur meliputi suhu, salinitas, pH, kecepatan arus, persentase saturasi oksigen terlarut (DO), klorofil-a, total nitrogen (TN), dan ortofosfat (SRP). Analisis data dilakukan secara deskriptif, analisis penciri lingkungan dengan Principal Component Analysis (PCA), serta penilaian kesuburan menggunakan metode TRIX. Metode TRIX menggabungkan logaritma empat variabel (klorofil-a, TN, SRP, dan saturasi DO) dalam skala 0-10 untuk mengklasifikasikan status trofik dari oligotrofik hingga hipertrofik. Hasil menunjukkan suhu permukaan stabil antara 29,4-29,9 °C, salinitas 30,3-30,5 ppt, pH 7,53-7,70, dan arus lemah (0,042-0,073 m/s). Konsentrasi TN berkisar 1,411-1,857 mg/L, klorofil-a 233-295 µg/L, ortofosfat 0,0014-0,0024 mg/L, dan saturasi DO 51,5-61,6%. Analisis PCA mengidentifikasi karakteristik setiap stasiun, stasiun lamun dipengaruhi oleh suhu dan salinitas, stasiun terumbu karang berkaitan dengan arus dan nitrit, dan stasiun pemukiman dikaitkan dengan nitrat, amonia, pH dan oksigen terlarut. Perhitungan TRIX menunjukkan nilai tinggi pada ketiga stasiun (7,38–7,66), mengindikasikan status hiper-eutrofik. Berdasarkan hasil analisis, perairan Pulau Bonetambung mengalami pengayaan nutrien yang luas yang berpotensi menurunkan kualitas ekologis, termasuk risiko penurunan kesehatan lamun dan karang. Disarankan pengelolaan limbah domestik dan upaya mitigasi masukan nutrien. Tingkat kesuburan perairan merupakan indikator penting untuk menilai produktivitas dan kualitas ekologis suatu perairan. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi parameter oseanografi dan menganalisis tingkat kesuburan perairan di sekitar Pulau Bonetambung, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar. Pengambilan sampel dilakukan pada 25 April 2026 di tiga stasiun yang merepresentasi padang lamun, terumbu karang, dan kawasan pemukiman. Parameter yang diukur meliputi suhu, salinitas, pH, kecepatan arus, persentase saturasi oksigen terlarut (DO), klorofil-a, total nitrogen (TN), dan ortofosfat (SRP). Analisis data dilakukan secara deskriptif, analisis penciri lingkungan dengan Principal Component Analysis (PCA), serta penilaian kesuburan menggunakan metode TRIX. Metode TRIX menggabungkan logaritma empat variabel (klorofil-a, TN, SRP, dan saturasi DO) dalam skala 0-10 untuk mengklasifikasikan status trofik dari oligotrofik hingga hipertrofik. Hasil menunjukkan suhu permukaan stabil antara 29,4-29,9 °C, salinitas 30,3-30,5 ppt, pH 7,53-7,70, dan arus lemah (0,042-0,073 m/s). Konsentrasi TN berkisar 1,411-1,857 mg/L, klorofil-a 233-295 µg/L, ortofosfat 0,0014-0,0024 mg/L, dan saturasi DO 51,5-61,6%. Analisis PCA mengidentifikasi karakteristik setiap stasiun, stasiun lamun dipengaruhi oleh suhu dan salinitas, stasiun terumbu karang berkaitan dengan arus dan nitrit, dan stasiun pemukiman dikaitkan dengan nitrat, amonia, pH dan oksigen terlarut. Perhitungan TRIX menunjukkan nilai tinggi pada ketiga stasiun (7,38–7,66), mengindikasikan status hiper-eutrofik. Berdasarkan hasil analisis, perairan Pulau Bonetambung mengalami pengayaan nutrien yang luas yang berpotensi menurunkan kualitas ekologis, termasuk risiko penurunan kesehatan lamun dan karang. Disarankan pengelolaan limbah domestik dan upaya mitigasi masukan nutrien.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: TRIX, Tingkat kesuburan, Parameter lingkungan, Bonetambung
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 03 Nov 2026 01:10
Last Modified: 03 Nov 2026 01:10
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60875

Actions (login required)

View Item
View Item