PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMEN EKSTRAK DAUN NANAS (Ananas comosus) TERHADAP AKTIVITAS ENZIM PENCERNAAN, PEMANFAATAN NUTRISI, DAN KINERJA PERTUMBUHAN IKAN BETOK (Anabas testudineus)= EFFECTS OF PINEAPPLE LEAF (Ananas comosus) EXTRACT SUPPLEMENTATION ON DIGESTIVE ENZYME ACTIVITY, NUTRIENT UTILIZATION, AND GROWTH PERFORMANCE OF CLIMBING PERCH (Anabas testudineus)


WINALDA, ALZA (2026) PENGARUH PEMBERIAN SUPLEMEN EKSTRAK DAUN NANAS (Ananas comosus) TERHADAP AKTIVITAS ENZIM PENCERNAAN, PEMANFAATAN NUTRISI, DAN KINERJA PERTUMBUHAN IKAN BETOK (Anabas testudineus)= EFFECTS OF PINEAPPLE LEAF (Ananas comosus) EXTRACT SUPPLEMENTATION ON DIGESTIVE ENZYME ACTIVITY, NUTRIENT UTILIZATION, AND GROWTH PERFORMANCE OF CLIMBING PERCH (Anabas testudineus). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of L012241018-3oXesSBONzAxhvQ5-20260818163815.pdf] Text
L012241018-3oXesSBONzAxhvQ5-20260818163815.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Ikan betok (Anabas testudineus) merupakan komoditas ikan air tawar bernilai ekonomi, tetapi pengembangannya masih terkendala oleh pertumbuhan yang relatif lambat. Salah satu pendekatan untuk meningkatkan pemanfaatan pakan dan pertumbuhan adalah penggunaan feed additive alami berbasis enzim proteolitik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh suplementasi ekstrak daun nanas (Ananas comosus) dalam pakan terhadap aktivitas enzim pencernaan, kecernaan nutrien, efisiensi pakan, pertumbuhan, retensi nutrien, dan sintasan ikan betok, serta menentukan dosis optimum berdasarkan regresi kuadratik. Metode: Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dosis ekstrak daun nanas, yaitu 0%, 1,5%, 3%, 4,5%, dan 6%, masing-masing dengan tiga ulangan. Ikan dipelihara selama 60 hari dan diberi pakan sebanyak 5% dari biomassa per hari. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa suplementasi ekstrak daun nanas meningkatkan aktivitas protease, kecernaan protein dan karbohidrat, efisiensi pakan, pertumbuhan biomassa, pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan bobot relatif, serta retensi protein, lemak, dan energi, tanpa mengganggu sintasan ikan. Kesimpulan: Dosis 3% menunjukkan respons biologis paling konsisten, terutama pada aktivitas protease, kecernaan protein, pertumbuhan biomassa, pertumbuhan bobot mutlak, dan retensi protein. Analisis regresi kuadratik menunjukkan bahwa titik optimum efisiensi pakan dan pertumbuhan berada pada kisaran 3,78–3,82%, atau sekitar 3,8%. Dengan demikian, ekstrak daun nanas berpotensi digunakan sebagai feed additive alami, dengan dosis 3% sebagai dosis praktis yang direkomendasikan untuk meningkatkan kinerja pencernaan dan pertumbuhan ikan betok.Kesimpulan Kesimpulan pada penelitian ini yaitu kandungan Proksimat pakan ikan nila (O. niloticus) yang disubstitusi tepung bulu ayam terfermentasi memberikan pengaruh signifikan terhadap performa pertumbuhan ikan nila pada level atau dosis pakan sebesar 25%. Ikan nila (O. niloticus) yang diberi pakan substitusi tepung bulu ayam terfermentasi mengalami perubahan histologi usus yang optimal pada level atau dosis 15% dan 25%.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Anabas testudineus; bromelain; enzim pencernaan; efisiensi pakan; ekstrak daun nanas; regresi kuadratik
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Perikanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 03 Nov 2026 00:14
Last Modified: 03 Nov 2026 00:14
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60860

Actions (login required)

View Item
View Item