AINILA, RESKI ZEIN (2026) KARAKTERISTIK HASIL TANGKAPAN PANCING TONDA MENGGUNAKAN UMPAN BUATAN DI PULAU KARUMPA KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR = Characteristics of the Catch of Troll Line Using Artificial Lures in Karumpa Island, Selayar Islands Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L051221010-mvtrZBbRehCHoP9K-20260819171129.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Pancing tonda merupakan salah satu alat tangkap yang digunakan nelayan di Kabupaten Kepulauan Selayar untuk menangkap ikan kerapu bernilai ekonomis tinggi. Namun, informasi mengenai karakteristik hasil tangkapan pancing tonda menggunakan umpan buatan masih terbatas sehingga diperlukan sebagai dasar pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dan jenis hasil tangkapan, komposisi dan frekuensi kemunculan hasil tangkapan, serta struktur ukuran layak tangkap ikan hasil tangkapan pancing tonda menggunakan umpan buatan. Metode. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan mengikuti operasi penangkapan selama 45 trip. Data yang dikumpulkan meliputi jenis ikan, jumlah hasil tangkapan, bobot, panjang total, komposisi hasil tangkapan, frekuensi kemunculan, dan ukuran layak tangkap, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan analisis CPUE, komposisi hasil tangkapan, frekuensi kemunculan, dan distribusi ukuran panjang berdasarkan panjang pertama kali matang gonad (Lm). Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pancing tonda menghasilkan enam spesies ikan kerapu, yaitu Plectropomus leopardus, Cephalopholis miniata, Epinephelus coioides, Epinephelus malabaricus, Cephalopholis argus, dan Cephalopholis cyanostigma. Komposisi hasil tangkapan didominasi oleh kerapu karang merah (32,3%), diikuti kerapu bintik biru (30,5%) dan kerapu sunu (25,5%). Frekuensi kemunculan tertinggi berada pada interval bobot 0,8–1,0 kg (42,1%). Analisis ukuran layak tangkap menunjukkan bahwa kerapu karang merah, kerapu bintik biru, dan kerapu sunu bintik biru didominasi oleh ikan yang telah layak tangkap, sedangkan kerapu sunu, kerapu lumpur, dan kerapu hitam masih didominasi oleh ikan yang belum mencapai ukuran pertama kali matang gonad. Kesimpulan. Pancing tonda menggunakan umpan buatan efektif menangkap ikan kerapu dengan dominasi kerapu karang merah, kerapu bintik biru, dan kerapu sunu. Namun, masih ditemukannya beberapa spesies yang didominasi oleh ikan belum layak tangkap menunjukkan perlunya pengelolaan penangkapan berdasarkan ukuran minimum hasil tangkapan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya ikan. Kata kunci: pancing tonda, umpan buatan, hasil tangkapan, ikan kerapu, ukuran layak tangkap.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: pancing tonda, umpan buatan, hasil tangkapan, ikan kerapu, ukuran layak tangkap. |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 02 Nov 2026 05:08 |
| Last Modified: | 02 Nov 2026 05:08 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60815 |
