PERBANDINGAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM DAN TEKNIK RELAKSASI BENSON TERHADAP KECEMASAN DAN NYERI PERSALINAN PADA IBU BERSALIN KALA I FASE AKTIF = Comparison Of Deep Breathing Relaxation Techniques And Benson Relaxation Techniques Against Anxiety And Pain Childbirth In Maternal Mothers During The First Active Phase


SIKIRIT, MARTINCE (2025) PERBANDINGAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM DAN TEKNIK RELAKSASI BENSON TERHADAP KECEMASAN DAN NYERI PERSALINAN PADA IBU BERSALIN KALA I FASE AKTIF = Comparison Of Deep Breathing Relaxation Techniques And Benson Relaxation Techniques Against Anxiety And Pain Childbirth In Maternal Mothers During The First Active Phase. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of P102241003-RGQBNd8eht7CEkJA-20250925133830.pdf] Text
P102241003-RGQBNd8eht7CEkJA-20250925133830.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang : Kecemasan dan nyeri persalinan merupakan aspek psikologis dan fisiologis yang memengaruhi proses serta hasil persalinan. Penanganannya dapat dilakukan secara farmakologis, seperti penggunaan analgesik dan anestesi epidural, maupun non-farmakologis, seperti terapi musik, hipnosis, aromaterapi, akupresur, dan teknik relaksasi. Di antara metode non-farmakologis, teknik relaksasi napas dalam dan relaksasi Benson menonjol karena sifatnya yang sederhana, aman, serta tidak memerlukan alat khusus. Meskipun keduanya telah terbukti efektif secara individual, perbandingan langsung antara keduanya dalam konteks persalinan masih terbatas. Tujuan : Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas teknik relaksasi napas dalam dan teknik relaksasi Benson dalam menurunkan kecemasan dan nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif. Metode : Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari 66 ibu bersalin, yang dibagi menjadi dua kelompok: teknik napas dalam (n=33) dan teknik relaksasi Benson (n=33). Kecemasan diukur menggunakan GAD-7 dan nyeri dengan Visual Analog Scale (VAS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil: Kedua teknik secara signifikan menurunkan kecemasan dan nyeri (p<0,05). Rerata skor kecemasan kelompok Benson menurun dari 12,8±2,1 menjadi 7,0±1,8, sedangkan kelompok napas dalam dari 13,1±2,3 menjadi 6,2±1,9. Penurunan nyeri pada kelompok Benson dari 7,8±1,2 menjadi 3,1±1,1, dan pada kelompok napas dalam dari 7,6±1,3 menjadi 4,2±1,2. Teknik Benson lebih efektif menurunkan nyeri secara signifikan (p=0,001), sementara penurunan kecemasan tidak berbeda signifikan antar kelompok (p>0,05). Kesimpulan : Relaksasi Benson lebih efektif dalam menurunkan nyeri persalinan dibandingkan napas dalam. Teknik ini layak dipertimbangkan dalam praktik kebidanan sebagai intervensi non-farmakologis. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitasnya dalam fase persalinan lainnya dan pada populasi yang lebih beragam.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kecemasan; Nyeri Persalinan; Relaksasi Nafas Dalam; Relaksasi Benson; Ibu Inpartu.
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Kebidanan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 02 Nov 2026 03:01
Last Modified: 02 Nov 2026 03:01
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60802

Actions (login required)

View Item
View Item