NURHALIZA, ANDI (2026) Analisis Kandungan Logam Kadmium (Cd) Pada Sedimen Tempat Hidup Kerang Pisau (Lutraria. sp) di Perairan Muara Sungai Binanga, Biringkassi, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L021221089-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
L021221089-fullll.pdf
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Andi Nurhaliza. "Analisis Kandungan Logam Kadmium (Cd) Pada Sedimen Tempat Hidup Kerang Pisau (Lutraria sp.) di Perairan Muara Sungai Binanga Birinngkassi Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan" dibimbing oleh Sri Wahyuni Rahim sebagai pembimbing utama Latar Belakang. Perairan Sanrobone, Kabupaten Takalar, merupakan wilayah pesisir yang dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas perikanan dan pencarian kerang. Aktivitas tersebut berpotensi meningkatkan masukan pencemar dari daratan, termasuk logam non-esensial seperti kadmium (Cd) yang dapat terakumulasi pada sedimen dan berdampak terhadap organisme bentik. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan logam kadmium (Cd) pada sedimen di habitat kerang Pisau (Lutraria sp.) di Perairan muara sungai Binanga Biringkassi kabupaten takalar, Sanrobone. Metode. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2025 di tiga stasiun pengamatan. Pengambilan sampel sedimen dilakukan menggunakan serok dengan metode purposive sampling. Analisis kandungan Cd dilakukan menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry). Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan baku mutu sedimen Pergub Sulsel No 69 Tahun 2010 serta diuji secara statistik menggunakan uji non-parametrik Kruskal–Wallis untuk mengetahui perbedaan kandungan Cd antar stasiun. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi logam kadmium (Cd) pada sedimen berkisar antara 0,0414–0,0779 mg/kg. Nilai rata-rata tertinggi terdapat pada Stasiun 1 sebesar 0,0695 mg/kg, diikuti Stasiun 2 sebesar 0,0542 mg/kg, dan Stasiun 3 sebesar 0,0533 mg/kg. Seluruh nilai tersebut masih berada di bawah standar baku Pergub Sulsel No 69 Tahun 2010 Sebesar 6,20 mg/kg, Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan kandungan Cd yang signifikan antar stasiun (p > 0,05), yang mengindikasikan bahwa distribusi Cd pada sedimen relatif merata. Kesimpulan. Dapat disimpulkan bahwa kandungan logam kadmium (Cd) pada sedimen di habitat kerang pisau (Lutraria sp.) di Perairan Muara Sungai Binanga Biringkassi Kabupaten Takalar masih berada dalam ambang batas baku mutu dan belum menunjukkan indikasi pencemaran yang berbahaya bagi ekosistem perairan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 02 Nov 2026 06:08 |
| Last Modified: | 02 Nov 2026 06:08 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60783 |
