IZMAH, NURFAIDATUL (2026) MORFOMETRIK DAN MERISTIK IKAN KURISI Nemipterus japonicus (Bloch,1791) YANG DIDARATKAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) LAPPA SINJAI, KABUPATEN SINJAI, SULAWESI SELATAN. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L021221057-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (979kB)
Abstract (Abstrak)
NURFAIDATUL IZMAH. Morfometrik Dan Meristik Ikan Kurisi Nemipterus Japonicus (Bloch,1791) Yang Didaratkan Di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Lappa Sinjai, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (dibimbing oleh Prof. Dr. Ir. Joeharnani Tresnati, DEA) Latar Belakang. Kabupaten Sinjai merupakan salah satu wilayah pesisir yang memiliki potensi sumber daya perikanan yang cukup besar, yang didukung oleh keberadaan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Lappa sebagai pusat aktivitas pendaratan hasil tangkapan nelayan. Salah satu komoditas utama yang didaratkan di wilayah ini adalah ikan kurisi Nemipterus japonicus (Bloch, 1791), yang termasuk dalam kelompok ikan demersal bernilai ekonomis tinggi serta memiliki kandungan nutrisi yang baik, khususnya protein berkisar antara 5–20%. Keberadaan spesies ini berperan penting dalam mendukung keberlanjutan usaha perikanan, peningkatan pendapatan nelayan, serta pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter morfometrik dan meristik ikan kurisi, Nemipterus japonicus (Bloch, 1791) di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Lappa Sinjai, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Metode. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan yang dimulai pada bulan Juli sampai dengan bulan September 2025 di Tempat Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Lappa Sinjai, Kota Sinjai, sebanyak 126 sampel ikan kurisi (99 jantan, 27 betina) Sampel ikan kurisi Nemipterus japonicus dianalisis morfometrik dan meristiknya di Laboratorium Biologi Perikanan, Universitas Hasanuddin. Alat yang digunakan adalah jangka sorong digital, timbangan digital dan analisis data melalui SPSS dan Excel. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ikan kurisi jantan memiliki ukuran tubuh cenderung lebih besar dibandingkan betina, namun seluruh karakter morfometrik tidak berbeda signifikan antar jenis kelamin. Pada karakter meristik, tiga karakter yaitu sisik pada linea lateralis, sisik pada batang ekor dan sisik melintang tubuh menunjukkan perbedaan nyata, sedangkan karakter lainnya relatif seragam. Kesimpulan. Berdasarkan analisis diskriminan menunjukkan diameter mata ikan kurisi berbeda nyata antar jenis kelamin, sementara karakter meristik menunjukkan adanya variasi antara kedua jenis kelamin terutama pada sisik.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 30 Oct 2026 04:47 |
| Last Modified: | 30 Oct 2026 04:47 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60704 |
