HUBUNGAN PANJANG BOBOT DAN FAKTOR KONDISI IKAN LOUHAN (Amphilophus trimaculatus Günther, 1867) DI DANAU MATANO, KABUPATEN LUWU TIMUR, SULAWESI SELATAN


AMINARTI, AMINARTI (2026) HUBUNGAN PANJANG BOBOT DAN FAKTOR KONDISI IKAN LOUHAN (Amphilophus trimaculatus Günther, 1867) DI DANAU MATANO, KABUPATEN LUWU TIMUR, SULAWESI SELATAN. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of L021221046-fullllll.pdf] Text
L021221046-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Danau Matano di Kabupaten Luwu Timur merupakan salah satu danau purba dengan tingkat endemisitas ikan yang tinggi, namun saat ini menghadapi tekanan ekologis akibat masuknya ikan asing invasif, terutama ikan louhan (Amphilophus trimaculatus). Keberadaan ikan louhan sebagai predator introduksi berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem dan mengancam kelangsungan ikan endemik. Oleh karena itu, kajian aspek biologi ikan louhan melalui analisis hubungan panjang–bobot dan faktor kondisi diperlukan sebagai dasar ilmiah dalam upaya pengendalian dan pengelolaan spesies invasif di Danau Matano. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan panjang-bobot dan faktor konsidis ikan louhan (Amphilophus trimaculatus) Jantan dan Betina di Danau Matano, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Metode. Sampel ikan louhan diperoleh dari hasil tangkapan di Danau Matano. Data panjang total dan bobot tubuh ikan diukur dan dianalisis dengan menggunakan persamaan regresi. Faktor kondisi dihitung berdasarkan rumus ponderal index. Hasil. Analisis hubungan panjang-bobot menunjukkan pola pertumbuhan yang beragam antar stasiun dan jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan 208 sampel ikan dengan 124 ekor ikan jantan dan 84 ekor ikan betina. Faktor kondisi ikan louhan secara umum > 1, dimana ini menunjukkan kondisi fisik yang baik. Pola pertumbuhan isometrik ditemukan pada ikan jantan dan betina pada stasiun 1 dan 3, sementara pola pertumbuhan hiperalometrik ditemukan pada ikan Jantan dan betina pada stasiun 2. Kesimpulan. Ikan louhan di Danau Matano menunjukkan pola pertumbuhan yang bervariasi antar stasiun, dengan faktor kondisi lebih besar dari 1 (>1) menunjukkan bahwa ikan louhan berada pada lingkungan yang dapat mendukung kelangsungan hidup dan reproduksinya

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 02 Nov 2026 01:51
Last Modified: 02 Nov 2026 01:51
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60700

Actions (login required)

View Item
View Item