SADLI, FADLIADI (2025) KAJIAN EMISI CO2 BERDASARKAN JEJAK KARBON PRIMER DAN SEKUNDER PADA AKTIVITAS PRODUSEN KANCING DARI SIPUT LOLA (Rochia nilotica) DI KOTA MAKASSAR DENGAN PENDEKATAN LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) = Carbon Dioxide Emissions Assessment Based on Primary and Secondary Carbon Footprints from the Activities of Button Producers Using Rochia nilotica (Lola Snail) in Makassar City with a Life Cycle Assessment (LCA) Approach. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
P032222005-OsDuL47zntF9V3pl-20250919133822.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK Fadliadi Sadli. Kajian Emisi CO2 Berdasarkan Jejak Karbon Primer dan Sekunder pada Aktivitas Produsen Kancing dari Siput Lola (Rochia nilotica) di Kota Makassar dengan Pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) (dibimbing Joeharnani Tresnati dan M Rijal Idrus) Peningkatan suhu global berkaitan erat dengan emisi gas rumah kaca (GRK), khususnya karbon dioksida (CO₂), yang timbul dari aktivitas manusia. Di sektor perikanan, emisi karbon berasal dari sumber langsung dan tidak langsung di sepanjang rantai pasokan. Studi ini bertujuan untuk mengukur emisi karbon primer dan sekunder yang dihasilkan selama proses produksi dari cangkang siput Lola (Rochia nilotica) oleh pemasok lokal di Makassar, Indonesia, menggunakan pendekatan Penilaian Siklus Hidup (Life Cycle Assessment/LCA). Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan catatan konsumsi energi di PT Ilham Trijaya, dengan fokus pada empat tahap utama: 1) transportasi bahan baku; 2) pemilihan material; 3) pencetakan; dan 4) pengamplasan. LCA diterapkan mengikuti standar ISO 14040, termasuk definisi tujuan dan ruang lingkup, analisis inventaris, penilaian dampak menggunakan metode Eco-Indicator 99, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi primer, terutama dari bahan bakar diesel yang digunakan selama transportasi, mencapai 10,32 kg CO₂ untuk konsumsi 3,85 liter. Emisi sekunder dari penggunaan listrik selama produksi mencapai 5,346 kg CO₂-eq per bulan, dengan proses pengamplasan dan pencetakan hidrolik berkontribusi secara seimbang (masing-masing 2,673 kg CO₂-eq). pemilihan material diidentifikasi sebagai tahap dengan emisi tertinggi. Berdasarkan Hasil dari penilaian siklus hidup (Life Cycle Assessment) menunjukkan bahwa seleksi bahan baku dan proses pencetakan memberikan kontribusi dampak lingkungan terbesar, terutama terhadap kesehatan manusia dan konsumsi sumber daya. Total dampak lingkungan mencapai 27,89 Pt, dengan 13,22 Pt berasal dari kategori Human Health. Temuan ini menjadi dasar untuk merekomendasikan strategi pengurangan dampak, seperti efisiensi energi dan perbaikan proses seleksi bahan baku agar lebih ramah lingkungan. Kata kunci: Emisi Karbon, Life Cycle Assessment (LCA), Rochia niloctica, Eco-indicator 99 Judul ringkas: Jejak Karbon produk Kancing dari Siput Lola (Rochia niloctica)
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Emisi Karbon, Life Cycle Assessment (LCA), Rochia niloctica, Eco-indicator 99 |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Program Pascasarjana > Pengelolaan Lingkungan Hidup |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 30 Oct 2026 02:24 |
| Last Modified: | 30 Oct 2026 02:24 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60655 |
