KEBIASAAN MAKANAN IKAN KUDU-KUDU Rhyncostracion nasus (Bloch, 1785) DARI PERAIRAN SELAT MAKASSAR


AZISAN, NURUL (2026) KEBIASAAN MAKANAN IKAN KUDU-KUDU Rhyncostracion nasus (Bloch, 1785) DARI PERAIRAN SELAT MAKASSAR. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of L021221018-fullll.pdf] Text
L021221018-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

NURUL AZISAN. Kebiasaan Makanan Ikan Kudu-Kudu Rhyncostracion nasus (Bloch, 1785) dari Perairan Selat Makassar (dibimbing oleh Joeharnani Tresnati) Latar Belakang. Selat Makassar merupakan salah satu perairan yang yang memiliki tingkat kesuburan relatif tinggi dan memiliki potensi sumber daya perikanan yang tinggi, salah satunya ikan kudu-kudu (Rhyncostracion nasus) yang termasuk ikan demersal bernilai ekonomi dan ekologis penting. Namun, informasi mengenai kebiasaan makanan ikan kudu-kudu di Perairan Selat Makassar hingga saat ini masih sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi kebiasaan makanan ikan kudu-kudu sebagai dasar pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebiasaan makanan ikan kudu-kudu (Rhyncostracion nasus) berdasarkan waktu, jenis kelamin, ukuran panjang total tubuh dan mengetahui golongan ikan herbivora, omnivora, atau karnivora. Metode. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus hingga Oktober 2025, pengambilan ikan sampel di Tempat Pelelangan ikan (TPI) Paotere, Makassar. Analisis sampel dilakukan di Gedung Pusat Kegiatan Penelitian (PKP) Lantai 1 Universitas Hasanuddin, Makassar. Analisis data menggunakan rumus Indeks Relatif Penting (IRP) untuk mengetahui tingkat kepentingan setiap jenis makanan yang dikonsumsi ikan berdasarkan gabungan metode jumlah, volume, dan frekuensi kejadian, Relative Length of Gut (RLG) untuk penggolongan jenis makanan ikan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan kudu-kudu (Rhyncostracion nasus) tergolong jenis ikan omnivora, dengan makanan utama berdasarkan nilai IRP alga coklat (60,09%), alga filamen (6,55%), dan spons putih (23,20%), makanan pelengkap alga hijau (4,90%), spons merah (2,82%), makanan tambahan alga merah (0,51%), spons oranye (1,72%). Panjang relatif usus ikan kudu-kudu berkisar antara 1,68 mm – 5,86 mm. Kesimpulan. Berdasarkan jenis makanan yang ditemukan dan nilai rerata panjang usus, maka ikan kudu-kudu (Rhyncostracion nasus) dari Perairan Selat Makassar digolongkan sebagai ikan omnivora. Kata kunci: ikan kudu-kudu (Rhyncostracion nasus); kebiasaan makanan; panjang relatif usus; omnivora; Selat Makassar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 30 Oct 2026 02:18
Last Modified: 30 Oct 2026 02:18
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60646

Actions (login required)

View Item
View Item