SABILAH, NURSYAL (2026) MORFOMETRIK DAN MERISTIK IKAN LOUHAN, Amphilophus trimaculatus (Günther, 1867), DI DANAU MATANO, KABUPATEN LUWU TIMUR, SULAWESI SELATAN. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L021221015-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
NURSYAL SABILAH. Morfometrik dan Meristik Ikan Louhan, Amphilophus trimaculatus (Günther, 1867), di Danau Matano, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dibimbing oleh Sharifuddin Bin Andy Omar Latar Belakang. Danau Matano yang terletak di Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, merupakan danau tektonik purba yang memiliki tingkat keanekaragaman hayati dan endemisme yang tinggi serta berperan penting dalam mendukung ekosistem perairan dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat sekitar. Keberadaan ikan introduksi dan invasif seperti ikan louhan (Amphilophus trimaculatus ) berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem dan mengancam kelestarian ikan endemik akibat sifatnya sebagai predator dengan kemampuan adaptasi dan reproduksi yang tinggi. Meskipun ikan louhan telah berkembang pesat di D. Matano, informasi ilmiah mengenai karakteristik morfometrik dan meristik spesies ini di perairan tersebut masih terbatas. Data morfometrik dan meristik merupakan komponen penting dalam proses identifikasi, kajian taksonomi, serta analisis variasi bentuk ikan yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan geografis. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan karakter morfometrik dan meristik ikan louhan A. trimaculatus di ketiga stasiun di D. Matano, Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Metode. Penelitian ini dilakukan di D. Matano, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, mulai Agustus hingga Oktober 2025. Analisis sampel ikan dilaksanakan di Laboratorium Biologi Perikanan, Departemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin, Makassar. Hasil. Hasil pengukuran karakter morfometrik dari 208 ekor ikan louhan yang terdiri atas 124 ekor ikan jantan dan 84 ekor ikan betina pada Stasiun 1, Stasiun 2, Stasiun 3 dan di ketiga stasiun memiliki ukuran yang bervariasi. Berdasarkan hasil analisis diskriminan dengan metode stepwise melalui software SPSS terhadap 21 karakter morfometrik ikan louhan di Stasiun 1, Stasiun 2 dan Stasiun 3 diperoleh sembilan karakter morfometrik yang menjadi diskriminator terhadap karakteristik yang dimiiliki setiap kelompok sampel yaitu panjang moncong, jarak mulut terdepan ke sirip punggung, jarak mulut terdepan ke sirip perut, jarak mulut terdepan ke sirip anal, panjang kepala, tinggi tubuh di pangkal depan sirip dada, jarak sirip perut ke sirip ekor, panjang pangkal sirip dubur dan panjang sirip ekor. Kesimpulan. Karakter morfometrik menunjukkan perbedaan signifikan antara ikan jantan dan betina. Ikan jantan memiliki rerata ukuran morfometrik yang lebih besar dibandingkan ikan betina di Stasiun 1 dan 2. Sebaliknya, di Stasiun 3 Ikan jantan memiliki rerata ukuran morfometrik yang lebih kecil dibandingkan ikan betina. Sembilan karakter morfometrik yang menjadi diskriminator terhadap karakteristik yang dimiiliki setiap kelompok sampel yaitu panjang moncong, jarak mulut terdepan ke sirip punggung, jarak mulut terdepan ke sirip perut, jarak mulut terdepan ke sirip anal, panjang kepala, tinggi tubuh di pangkal depan sirip dada, jarak sirip perut ke sirip ekor, panjang pangkal sirip dubur dan panjang sirip ekor.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 30 Oct 2026 02:15 |
| Last Modified: | 30 Oct 2026 02:15 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60644 |
