ANALISIS KERUGIAN FINANSIAL PERUSAHAAN PADA BERBAGAI JUMLAH TUMPUKAN RAK SELAMA PENGANGKUTAN TELUR KE KONSUMEN (STUDI KASUS PT CATUR PANGAN MAKMUR) = Analysis of the Company’s Financial Losses at Different Rack Stacking Levels During Egg Transportation to Consumers (A Case Study of PT Catur Pangan Makmur)


RAMADHAN, MUHAMMAD FADLILLAH (2026) ANALISIS KERUGIAN FINANSIAL PERUSAHAAN PADA BERBAGAI JUMLAH TUMPUKAN RAK SELAMA PENGANGKUTAN TELUR KE KONSUMEN (STUDI KASUS PT CATUR PANGAN MAKMUR) = Analysis of the Company’s Financial Losses at Different Rack Stacking Levels During Egg Transportation to Consumers (A Case Study of PT Catur Pangan Makmur). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of I011221212-sVk1lympqaLQdZzu-20260812144449.pdf] Text
I011221212-sVk1lympqaLQdZzu-20260812144449.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh risiko kerusakan telur selama pengangkutan yang dapat menurunkan mutu produk dan menimbulkan kehilangan nilai jual bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rata-rata tingkat kerusakan telur dan kerugian finansial selama pengangkutan ke konsumen, serta menganalisis pengaruh jumlah tumpukan rak terhadap jumlah telur rusak, berat telur rusak, dan kerugian finansial pada muatan pengamatan PT Catur Pangan Makmur. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2025–April 2026 menggunakan metode eksperimen lapangan pada kondisi pengangkutan riil perusahaan. Perlakuan terdiri atas lima jumlah tumpukan rak, yaitu 10, 15, 20, 25, dan 30 rak, dengan masing-masing 10 kali pengamatan sehingga diperoleh 50 unit pengamatan. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan Generalized Linear Model, model binomial negatif, model Gamma log, ANCOVA, serta regresi linear sederhana dengan mempertimbangkan jumlah rak yang diangkut sebagai offset atau kovariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kerusakan dan kerugian finansial cenderung meningkat pada jumlah tumpukan rak yang lebih tinggi. Perlakuan 10 rak menghasilkan nilai terendah, yaitu jumlah telur rusak 39,00 butir per trip, berat telur rusak 2,964 kg per trip, dan kerugian finansial Rp85.094,20 per trip. Perlakuan 30 rak menghasilkan nilai tertinggi, yaitu jumlah telur rusak 111,10 butir per trip, berat telur rusak 6,898 kg per trip, dan kerugian finansial Rp198.586,30 per trip. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah tumpukan rak berpengaruh terhadap jumlah telur rusak, berat telur rusak, dan kerugian finansial dalam kondisi pengangkutan lapangan. Berdasarkan hasil penelitian, tumpukan 10 rak direkomendasikan apabila perusahaan memprioritaskan keamanan produk dan penurunan kerusakan fisik telur, sedangkan tumpukan 20 rak dapat dipertimbangkan untuk pengangkutan rutin karena lebih seimbang antara kapasitas muatan, risiko kerusakan, dan nilai ekonomi pengangkutan. Dengan demikian, penentuan jumlah tumpukan rak perlu disesuaikan dengan tujuan pengangkutan perusahaan, baik untuk menjaga mutu telur maupun meningkatkan efisiensi pengangkutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kerusakan telur; kerugian finansial; pengangkutan; tumpukan rak; distribusi telur
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions (Program Studi): Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 28 Oct 2026 02:58
Last Modified: 28 Oct 2026 02:58
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60563

Actions (login required)

View Item
View Item