Model Integrasi Geokimia Tanah dan NDVI untuk Mengestimasi Produksi Kelapa Sawit pada Jenis Tanah Spodosol


SARAGIH, ARON SCHNITZER (2026) Model Integrasi Geokimia Tanah dan NDVI untuk Mengestimasi Produksi Kelapa Sawit pada Jenis Tanah Spodosol. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D062231004-cPDnoJKuLtizXFAw-20260819113011.pdf] Text
D062231004-cPDnoJKuLtizXFAw-20260819113011.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

ARON S. SARAGIH. Model Integrasi Geokimia Tanah dan NDVI untuk Mengestimasi Produksi Kelapa Sawit pada Jenis Tanah Spodosol di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (dibimbing oleh Ulva Ria Irfan dan Rohaya Langkoke). Tanah Spodosol berpasir memiliki reaksi masam, kapasitas menahan hara rendah, dan pencucian intensif yang membatasi produktivitas kelapa sawit; karena itu, diperlukan metode estimasi produksi yang mengintegrasikan kondisi geokimia tanah dan respons spektral tanaman. Penelitian ini bertujuan mengarakterisasi morfologi dan kimia Spodosol, menganalisis hubungan ketersediaan hara dengan produksi, serta menilai kemampuan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) Sentinel-2A dalam mengestimasi produksi kelapa sawit. Tiga profil representatif dideskripsikan, sedangkan 30 sampel tanah komposit dikumpulkan dari 15 blok pada kedalaman 0–15 dan 15–30 cm. Analisis laboratorium mencakup pH, C-organik, N-total, rasio C/N, P-tersedia, P-total, Ca-dd, Mg-dd, K-dd, dan kapasitas tukar kation (KTK). Data NDVI diperoleh dari kanal merah dan inframerah dekat Sentinel-2A. Hubungan antarvariabel dianalisis menggunakan uji Shapiro–Wilk, korelasi, regresi, dan uji t berpasangan. Tanah diklasifikasikan sebagai Haplohumods yang berkembang dari endapan aluvium Kuarter kaya kuarsa, dengan horizon A–E eluvial, horizon Bhs spodik, dan lapisan Bx tersimen. Tanah menunjukkan pH rata-rata 4,52, C-organik 1,30%, N-total 0,08%, dan KTK 5,44 cmol(+)/kg. Produksi berkorelasi dengan pH (r = 0,65), rasio C/N (r = −0,45), P-tersedia (r = 0,53), Mg-dd (r = 0,39), dan KTK (r = 0,47). Model regresi geokimia menjelaskan 54% variasi produksi (R² = 0,54). Estimasi berbasis integrasi geokimia–NDVI menghasilkan 4,9–6,3 ton/ha dan tidak berbeda nyata dari produksi aktual (p = 0,52); rata-rata estimasi dan aktual masing-masing sekitar 5,5 dan 5,4 ton/ha. Integrasi ini berpotensi digunakan untuk pemantauan dan perencanaan pengelolaan hara pada perkebunan kelapa sawit Spodosol di lokasi penelitian.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Haplohumods, Sentinel-2A, horizon spodik, kesuburan lahan, tandan buah segar
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Geologi
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 28 Oct 2026 02:17
Last Modified: 28 Oct 2026 02:17
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60530

Actions (login required)

View Item
View Item