ANALISIS KEBUTUHAN PELAT DAN PROFIL PADA KAPAL PENYEBERANGAN RAKYAT (KPR) DANAU MATANO MENGGUNAKAN METODE NESTING HEURISTIK


FRANARAJA, FACHRIL (2026) ANALISIS KEBUTUHAN PELAT DAN PROFIL PADA KAPAL PENYEBERANGAN RAKYAT (KPR) DANAU MATANO MENGGUNAKAN METODE NESTING HEURISTIK. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of D031221022-dqLsokuAiRMFl8tv-20260716225201.pdf] Text
D031221022-dqLsokuAiRMFl8tv-20260716225201.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract (Abstrak)

FACHRIL FRANARAJA. ANALISIS KEBUTUHAN MATERIAL PELAT DAN PROFIL PADA KAPAL PENYEBERANGAN RAKYAT (KPR) DANAU MATANO MENGGUNAKAN METODE NESTING HEURISTIK (dibimbing oleh Wahyuddin, ST,. MT.) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan material pelat dan profil pada pembangunan Kapal Penyeberangan Rakyat (KPR) Danau Matano menggunakan metode nesting heuristik. Perencanaan kebutuhan material merupakan salah satu tahapan penting dalam proses produksi kapal karena berpengaruh terhadap efisiensi penggunaan material, pengendalian biaya produksi, serta pengurangan waste selama proses fabrikasi. Metode nesting heuristik digunakan untuk menyusun pola pemotongan (nesting plan) secara optimal pada material standar sehingga pemanfaatan material dapat ditingkatkan dan sisa material dapat diminimalkan. Penelitian dilakukan dengan mengidentifikasi komponen konstruksi kapal berdasarkan Product Work Breakdown Structure (PWBS), kemudian menghitung kebutuhan material pelat dan profil menggunakan metode nesting heuristik. Penyusunan nesting plan dilakukan menggunakan perangkat lunak AutoCAD dengan mempertimbangkan ukuran material standar, bentuk dan orientasi komponen, serta jarak antar komponen (gap) selama proses pemotongan. Selanjutnya, hasil perhitungan dibandingkan dengan metode pendekatan berat untuk mengetahui tingkat kesesuaian dan tingkat kesenjangan kedua metode dalam mengestimasi kebutuhan material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan material berdasarkan metode nesting heuristik menghasilkan total net weight sebesar 41,72 ton, yang terdiri atas net weight material pelat sebesar 38,31 ton dan material profil sebesar 3,41 ton. Sementara itu, total gross weight yang dibutuhkan sebesar 55,42 ton, yang terdiri atas kebutuhan material pelat sebesar 51,10 ton dan material profil sebesar 4,32 ton. Hasil perbandingan dengan metode pendekatan berat menunjukkan nilai gross weight sebesar 55,12 ton, sehingga terdapat selisih sebesar 0,30 ton. Tingkat kesesuaian kedua metode menunjukkan bahwa hasil estimasi kebutuhan material relatif berdekatan, namun metode nesting heuristik memberikan informasi yang lebih rinci karena mempertimbangkan kondisi aktual penyusunan komponen pada material standar. Dengan demikian, metode nesting heuristik dapat digunakan sebagai alternatif dalam perencanaan kebutuhan material pada pembangunan kapal karena mampu mendukung pemanfaatan material yang lebih efektif serta memberikan estimasi yang sesuai dengan kondisi proses fabrikasi di galangan kapal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Perkapalan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 28 Oct 2026 01:52
Last Modified: 28 Oct 2026 01:52
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60495

Actions (login required)

View Item
View Item