RAUF, JUMARIAH (2026) STRATEGI PENGEMBANGAN BALAI BENIH IKAN (BBI) AIR TAWAR KABUPATEN MAROS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
L012241014-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Jumariah Rauf (L012241014) “Strategi Pengembangan Balai Benih Ikan Air Tawar (BBI) Kabupaten Maros” (dibimbing oleh Sri Suro Adhawati dan Sutinah). Latar belakang Balai Benih Ikan (BBI) Air Tawar Kabupaten Maros memiliki peran strategis dalam penyediaan benih ikan berkualitas guna mendukung keberlanjutan perikanan budidaya daerah. Peningkatan kebutuhan benih ikan air tawar menuntut efektivitas implementasi program kerja BBI, sehingga diperlukan evaluasi kinerja serta perumusan strategi pengembangan yang adaptif dan berkelanjutan. Tujuan Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program kerja BBI Air Tawar Kabupaten Maros serta merumuskan strategi pengembangannya untuk mewujudkan pengelolaan yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi pembudidaya ikan. Metode Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung data kuantitatif melalui kuesioner skala Likert. Sebanyak 33 responden dilibatkan, terdiri atas pengelola BBI, penyuluh perikanan, dan pembudidaya ikan penerima hibah benih. Analisis data dilakukan menggunakan Matriks Internal Factor Analysis Summary (IFAS), External Factor Analysis Summary (EFAS), analisis SWOT, serta penentuan prioritas strategi melalui Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Hasil Implementasi program kerja BBI Air Tawar Maros berada pada kategori cukup efisien dengan tingkat capaian 84%. Aspek ketepatan sasaran dan ketepatan guna memperoleh nilai 88% dan 89% (sangat tepat), sedangkan ketepatan waktu berada pada kategori cukup tepat dengan nilai 76%. Analisis IFAS menghasilkan skor 3,24 yang menunjukkan dominasi kekuatan internal, sementara EFAS memperoleh skor 2,60 yang mengindikasikan peluang eksternal lebih besar dibandingkan ancaman. Posisi strategis BBI berada pada Kuadran II dengan rekomendasi strategi growth and build. Hasil QSPM menunjukkan strategi prioritas berupa Diversifikasi pendanaan melalui kemitraan non-komersial dan penjualan (TAS = 7,38) serta Peningkatan kapasitas SDM teknis melalui kolaborasi institusi pendidikan (TAS = 7,16). Kesimpulan Pengembangan BBI Air Tawar Maros memerlukan diversifikasi pendanaan, kompetensi sumber daya manusia teknis ,peningkatan kapasitas produksi, penguatan sarana laboratorium, serta kolaborasi lintas lembaga untuk menjamin keberlanjutan program dan perluasan manfaat bagi masyarakat pembudidaya ikan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Perikanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 27 Oct 2026 01:27 |
| Last Modified: | 27 Oct 2026 01:27 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60468 |
