IDRIS, AHMAD SATARI (2026) DINAMIKA AKUMULASI MIKROPLASTIK PADA KRUSTASEA BENTIK UDANG ATYIDAE. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
L012232025-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (18MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang: Peningkatan produksi dan konsumsi plastik secara global telah menyebabkan akumulasi limbah plastik yang terfragmentasi menjadi mikroplastik persisten di lingkungan perairan. Organisme bentik, seperti udang dari famili Atyidae, memiliki risiko paparan yang tinggi karena perilaku makan non-selektif serta interaksinya yang intens dengan sedimen sebagai reservoir utama mikroplastik. Meskipun dampak mikroplastik telah banyak diteliti, pemahaman mengenai dinamika temporal ingesti dan efisiensi penyerapan partikel dalam skala waktu pendek masih sangat terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkuantifikasi laju ingesti mikroplastik secara real-time, mendeskripsikan pola temporal akumulasi dalam tubuh, serta mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi terhadap efisiensi ingesti pada udang Atyidae. Metode: Eksperimen laboratorium dilakukan dengan memaparkan udang Atyidae terhadap mikroplastik acrylonitrile butadiene styrene (ABS) tipe fragmen berukuran 50 ± 10 µm pada konsentrasi 5, 10, dan 50 Mp/cm² tanpa pemberian pakan (no-feed experiment), sehingga proses ingesti terjadi secara alami melalui aktivitas makan. Pengamatan dilakukan pada interval waktu 10, 20, 30, 40, 50, 60, 80, 100 hingga 120 menit untuk menangkap dinamika awal hingga fase lanjut paparan. Jumlah partikel yang tertelan dianalisis menggunakan mikroskop fluoresensi setelah proses digesti kimia, dan data diolah secara deskriptif untuk mengidentifikasi tren temporal serta menghitung persentase efisiensi ingesti. Hasil: Udang Atyidae menunjukkan respons yang sangat cepat dengan mengingesti mikroplastik segera setelah paparan pada seluruh perlakuan konsentrasi. Efisiensi ingesti tertinggi terdeteksi pada fase awal paparan (10–20 menit), yang kemudian cenderung menurun seiring waktu, mengindikasikan mulai dominannya proses egesti. Peningkatan konsentrasi lingkungan berbanding lurus dengan jumlah absolut partikel yang tertelan, namun berbanding terbalik dengan efisiensi ingestinya. Persentase ingesti total menurun dari 10,71% pada konsentrasi rendah menjadi 3,37% pada konsentrasi tertinggi, yang menunjukkan adanya batas kapasitas fisiologis atau kejenuhan pada sistem pencernaan. Pola fluktuatif yang diamati juga mencerminkan interaksi dinamis antara proses ingesti dan egesti dalam waktu singkat. Kesimpulan: Secara keseluruhan, udang Atyidae memiliki kemampuan tinggi dalam mengingesti mikroplastik ABS dengan laju tercepat pada menit awal paparan, diikuti oleh penurunan efisiensi akibat keterbatasan kapasitas saluran pencernaan. Dinamika temporal yang teridentifikasi menunjukkan bahwa akumulasi mikroplastik dapat terjadi secara cepat meskipun dalam kondisi tanpa pakan. Temuan ini menegaskan bahwa udang Atyidae berpotensi menjadi komponen kunci dalam distribusi mikroplastik serta vektor transfer trofik partikel tersebut dalam ekosistem perairan tawar, terutama di bawah kondisi paparan berulang di lingkungan alami.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Perikanan |
| Depositing User: | Unnamed user with username Masnah |
| Date Deposited: | 27 Oct 2026 01:23 |
| Last Modified: | 27 Oct 2026 01:23 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60465 |
