Kajian Strategis Pengelolaan Perikanan Kepiting Bakau (Scylla sp) dengan Pendekatan Bioekonomi di Wilayah Pesisir Kabupaten Bone


TUWO, AMBO (2026) Kajian Strategis Pengelolaan Perikanan Kepiting Bakau (Scylla sp) dengan Pendekatan Bioekonomi di Wilayah Pesisir Kabupaten Bone. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of L012232019-fulll.pdf] Text
L012232019-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Kepiting bakau (Scylla sp) merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi yang memiliki peran ekologis penting dalam ekosistem mangrove serta kontribusi signifikan terhadap perekonomian masyarakat pesisir Kabupaten Bone. Peningkatan permintaan pasar yang diikuti dengan intensitas penangkapan yang tinggi berpotensi menimbulkan tekanan terhadap keberlanjutan sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi nilai bioekonomi kepiting bakau serta menyusun strategi pengelolaan berbasis pendekatan sistem dinamik bioekonomi di wilayah pesisir Kabupaten Bone. Penelitian dilaksanakan pada Januari-Februari 2025 di Kecamatan Cenrana, Tellu Siattinge, dan Awangpone. Data yang digunakan meliputi data primer hasil wawancara terhadap 150 nelayan serta data sekunder produksi dan effort periode 2015-2023. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan model bioekonomi Gordon-Schaefer dan estimasi parameter biologis melalui model Walter-Hilborn untuk memperoleh nilai laju pertumbuhan intrinsik (r), koefisien daya tangkap (q), dan daya dukung lingkungan (K). Selanjutnya dilakukan analisis keseimbangan pada rezim Maximum Sustainable Yield (MSY), Maximum Economic Yield (MEY), dan Open Access (OA), serta pemodelan sistem dinamik menggunakan perangkat lunak Stella 9.0.2 untuk merumuskan skenario kebijakan pengelolaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kondisi MEY diperoleh effort 163 trip/tahun dengan produksi 477,63 kg/tahun dan rente ekonomi Rp 51.857.336.016. Pada kondisi MSY, produksi mencapai 482,11 kg/tahun dengan effort 169 trip/tahun dan rente ekonomi Rp 52.334.852.505, dengan batas upaya yang tidak boleh melebihi 169 trip/tahun agar tetap lestari. Sementara itu, pada kondisi Open Access effort meningkat menjadi 305 trip/tahun dengan produksi 282,57 kg/tahun dan rente ekonomi nol akibat tingginya biaya serta persaingan yang tidak terkendali. Hasil simulasi sistem dinamik menunjukkan bahwa skenario terbaik dicapai melalui pengendalian effort pada tingkat mendekati MEY, karena mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan stok, produksi, dan keuntungan ekonomi dalam jangka panjang. Simulasi juga menunjukkan bahwa tanpa pembatasan upaya, stok cenderung menurun dan keuntungan ekonomi tererosi. Oleh karena itu, strategi pengelolaan yang direkomendasikan meliputi pembatasan jumlah trip penangkapan, penguatan pengawasan akses perikanan, serta rehabilitasi dan perlindungan ekosistem mangrove untuk menjaga daya dukung habitat. Pendekatan terpadu ini dinilai mampu menciptakan stabilitas produksi dan keberlanjutan ekonomi nelayan secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Perikanan
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 27 Oct 2026 01:22
Last Modified: 27 Oct 2026 01:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60464

Actions (login required)

View Item
View Item