RAMADHANI, NURUL SYAMSI (2026) DINAMIKA SPASIAL COWORKING SPACE DALAM KONTEKS DIGITALISASI (STUDI KASUS: KECAMATAN MANGGALA DAN KECAMATAN RAPPOCINI) = SPATIAL DYNAMICS OF COWORKING SPACES IN THE CONTEXT OF DIGITALIZATION (CASE STUDY: MANGGALA DISTRICT AND RAPPOCINI DISTRICT). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
D101221041-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract (Abstrak)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh transformasi pola kerja pasca-pandemi COVID-19 yang didorong oleh digitalisasi, ditandai dengan adopsi model Work From Anywhere (WFA) dan meningkatnya kebutuhan akan ruang kerja fleksibel seperti coworking space. Kota Makassar, dengan dominasi penduduk usia produktif (65,74%), memiliki potensi besar bagi pertumbuhan coworking space. Namun, pertumbuhan yang pesat dan tidak terencana berpotensi menimbulkan tantangan perkotaan seperti ketidaksesuaian lokasi dengan peruntukan lahan serta beban pada infrastruktur dasar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis pola sebaran dan tren perkembangan coworking space di Kecamatan Rappocini (kawasan mapan) dan Kecamatan Manggala (kawasan pinggiran berkembang), serta (2) mengidentifikasi faktor penyebab munculnya coworking space melalui komparasi persepsi pemilik dan kebutuhan pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi coworking space di Kota Makassar sebanyak 637 unit, dengan 77 unit di Rappocini dan 36 unit di Manggala. Sampel pemilik ditentukan dengan rumus Slovin (margin error 5%) dan alokasi proporsional, menghasilkan 30 sampel di Rappocini dan 14 di Manggala (total 44). Sampel pengguna diambil dengan non-probability purposive sampling sebanyak 94 responden (53 dari Rappocini, 33 dari Manggala). Analisis data meliputi: (1) analisis spasial dengan Average Nearest Neighbor (ANN) untuk pola sebaran, overlay untuk keterkaitan penggunaan lahan, dan time series untuk tren perkembangan (fase pra-pandemi 2015–2019, pandemi 2020–2022, pasca-pandemi 2023–2025); (2) analisis komparasi persepsi pengelola dan pengguna menggunakan statistik deskriptif dan matriks Needs‑Supplies Fit (lima dimensi: community, collaboration, amenities, location, cost). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran coworking space di Manggala membentuk pola mengelompok (clustered) yang signifikan secara statistik (NNR 0,776650; p<0,05) dengan konsentrasi di kawasan perumahan (59%) dan perdagangan (41%). Sebaliknya, di Rappocini pola sebaran bersifat acak (random) (NNR 1,040065; p>0,05) dengan variasi penggunaan lahan lebih beragam (perumahan 37,7%, perdagangan 31,2%, campuran 26,0%). Tren perkembangan menunjukkan pandemi COVID-19 sebagai katalisator utama, dengan 91,7% coworking space berdiri pada periode pandemi dan pasca-pandemi, serta ledakan pertumbuhan di Manggala (70,8% setelah tahun 2023) yang mengonfirmasi desentralisasi lokasi kerja. Faktor penyebab dari sisi pemilik didominasi oleh motivasi aset/properti (43,3%). Analisis komparasi mengungkap kesenjangan (gap) pada dimensi harga terjangkau dan kedekatan tempat tinggal, serta kesenjangan sedang pada dimensi komunitas, sementara dimensi aksesibilitas, kedekatan kampus, Wi-Fi, fasilitas fisik, dan ruang kolaborasi menunjukkan kesesuaian (fit). Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi telah mengubah struktur spasial tempat kerja dari terpusat menjadi lebih tersebar, dengan pola aglomerasi yang berbeda antara kawasan mapan dan pinggiran. Faktor penyebab munculnya coworking space merupakan resultan dari faktor internal pemilik (aset, motivasi bisnis), faktor eksternal (pandemi sebagai katalisator), dan faktor pasar (kebutuhan pengguna akan Wi-Fi, harga terjangkau, dan kedekatan tempat tinggal). Penelitian ini merekomendasikan perlunya regulasi zonasi adaptif, standar parkir dan efisiensi energi, serta insentif bagi coworking space yang menyediakan paket hemat untuk pelajar/mahasiswa, guna mendukung pengembangan coworking space yang berkelanjutan di era digital.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Coworking space, pola sebaran, digitalisasi, kesenjangan persepsi, Rappocini, Manggala, Makassar. |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah Kota |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 27 Oct 2026 01:12 |
| Last Modified: | 27 Oct 2026 01:12 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60456 |
