Analisis Potensi Dan Nilai Tambah Pengolahan Gula Aren Kelompok Tani Hutan Buhung Lali Desa Bukit Harapan Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba


LESTARI, PUTRI ENDANG EKA (2026) Analisis Potensi Dan Nilai Tambah Pengolahan Gula Aren Kelompok Tani Hutan Buhung Lali Desa Bukit Harapan Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of M012222002-fulll.pdf] Text
M012222002-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Kelompok Tani Hutan (KTH) Buhung Lali merupakan salah satu kelompok tani yang memanfaatkan lahan dan mengolah hasil hutan di Hutan Kemasyarakatan Bangkeng Buki Desa Bukit Harapan, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba. Peraturan Menteri Kehutanan No.31/Kpts-II/2001 menjelaskan HKm sebagai hutan negara dengan sistem pengelolaan hutan yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat tanpa mengorbankan fungsi intinya. Adanya keputusan pemerintah tersebut menjadi salah satu dasar terbentuknya KTH Buhung Lali yang mengelolah hutan kemasyarakatan Bangkeng Buki. Selain itu, untuk mencapai tujuan hutan kemasyarakatan, anggota KTH Buhung Lali meningkatkan kemampuan dan kemandirian mereka dengan menjadi petani aren dan pengrajin gula semut aren atau lebih khas mereka sebut golla kaluara sebagai suatu upaya pemanfaatan sumber daya hutan. Oleh sebab itu penelitian ini diperlukan untuk mengetahui potensi dan nilai tambah gula aren di KTH Buhung Lali. Penelitian bertujuan untuk menganalisis potensi dan nilai tambah yang diperoleh dari usaha gula aren pada KTH Buhung Lali. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif, yang memuat dua data utama yaitu data primer dan sekunder. Penelitian ini dilaksanakan pada Agustus-Desamber 2024 berlokasi di KTH Buhung Lali Desa Bukit Harapan Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Jumlah responden pada penelitian ini yaitu sebanyak 12 responden yaitu petani aren yang aktif melakukan penyadapan, pembuatan gula aren hingga pemasaran. Sebaran pohon aren tidak teratur karena tumbuh secara alami, sehingga hal ini dapat dilihat dari banyaknya anakan yang tumbuh di sekitar pohon induk, dimana buah yang matang akan jatuh di bawah pohon dan tumbuh menjadi tanaman baru atau anakan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh luasan 0,98 ha yang didalamnya terdapat 127 pohon aren dengan kategori 24 pohon sementara sadap, 12 pohon yang selesai sadap dan tiga diantaranya telah mati, 70 pohon siap sadap, dan 21 pohon yang belum siap sadap. Nilai tambah yang diperoleh pada gula semut aren sebesar Rp4.800/kg sedangkan nilai tambah gula cair aren sebesar Rp600/kg, dengan demikian terdapat perbedaan nilai tambah sebesar Rp4.200/kg. Potensi aren akan meningkat dengan adanya pembudidayaan sehingga menghasilkan nilai tambah yang lebih besar.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 28 Oct 2026 02:25
Last Modified: 28 Oct 2026 02:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60391

Actions (login required)

View Item
View Item