BADRUNI, RIZMA ANISA (2026) ARAHAN PENINGKATAN PELAYANAN SARANA DAN PRASARANA DERMAGA KAYU BANGKOA SEBAGAI PENUNJANG KINERJA DERMAGA. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D101221052-tTDLJ3Zp8fKadS26-20260716141907.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Dermaga Kayu Bangkoa merupakan simpul transportasi laut strategis yang menghubungkan Kota Makassar dengan gugusan Kepulauan Spermonde. Namun, operasional dermaga ini menghadapi berbagai kendala terkait keterbatasan fasilitas, rendahnya standar keselamatan dan keamanan, serta ketidaksesuaian kondisi eksisting dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) angkutan penyeberangan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemenuhan SPM pada sarana dan prasarana dermaga, mengevaluasi tingkat penggunaan (Berth Occupancy Ratio/BOR) dan kebutuhan ruang darat dalam memenuhi kebutuhan pergerakan, serta merumuskan arahan peningkatan pelayanan. Metode. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terfokus, survei waktu tambat kapal, wawancara mendalam, dan dokumentasi data sekunder. Hasil. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pemenuhan SPM di Dermaga Kayu Bangkoa masih sangat rendah pada ketiga zona utama (area pengelola, penumpang, dan kapal). Dari segi kinerja, nilai BOR untuk kapal berkapasitas 10–20 GT mencapai 44,48% dan kapal fiber 8 meter mencapai 59,45%, yang telah melampaui batas optimal UNCTAD sebesar 40%. Analisis kebutuhan fasilitas darat menunjukkan perlunya alokasi lahan seluas 509,2 m², yang terdiri dari gedung terminal 287,8 m² dan area parkir 221,4 m². Kesimpulan. Berdasarkan sintesis hasil penelitian, arahan peningkatan pelayanan yang dirumuskan meliputi: (1) penyediaan fasilitas pengelolaan operasional; (2) peningkatan fasilitas pelayanan penumpang sesuai kebutuhan; (3) peningkatan kapasitas pelayanan dan tambatan kapal; (4) Rehabilitasi struktur dermaga dan pemasangan fender baru; (5) Peningkatan fasilitas keselamatan dan keamanan (CCTV, APAR, pelampung, dan pos keamanan); (6) Penambahan panjang dermaga (7 meter untuk kapal 10-20 GT dan 26,24 meter untuk kapal fiber serta penataan sistem tambatan; (7) Penerapan sistem monitoring operasional kapal; dan (8) Penguatan pengelolaan lingkungan dermaga melalui penyediaan fasilitas persampahan yang memadai.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Perencanaan Wilayah Kota |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 03:10 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 03:10 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60368 |
