LEMBANG, FELISKA PETRONELA (2026) HUBUNGAN STATUS SOSIAL TERHADAP PREFERENSI JENIS TERNAK KERBAU DALAM PESTA RAMBU SOLO DI DESA KAYUOSING KABUPATEN TANA TORAJA. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
I011211091-njJWD9wOdLX5ThqM-20260903075017.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
FELISKA PETRONELA LEMBANG. Hubungan Status Sosial Terhadap Preferensi Jenis Ternak Kerbau Dalam Pesta Rambu Solo Di Desa Kayuosing Kabupaten Tana Toraja (dibimbing oleh Muh. Ridwan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status sosial masyarakat terhadap preferensi jenis ternak kerbau yang digunakan pada pesta Rambu Solo’ di Lembang Kayuosing, Kabupaten Tana Toraja. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode kuantitatif melalui pendekatan deskriptif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 94 orang yang berasal dari masyarakat Lembang Kayuosing. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik responden, status sosial, jenis kerbau yang dipilih, serta faktor-faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih jenis kerbau. Status sosial masyarakat dikelompokkan ke dalam tiga tingkatan, yaitu To Parengge, To Makaka, dan To Pa’ton Dokan. Jenis kerbau yang menjadi objek penelitian meliputi Tedong Salekko, Tedong Bonga, Tedong Lotong Boko, Tedong Todi, Tedong Pudu, Tedong Bulan, dan Tedong Sambao. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan antara status sosial dengan preferensi jenis kerbau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status sosial dengan preferensi jenis ternak kerbau pada pesta Rambu Solo’ dengan nilai Pearson Chi-Square sebesar 20,026 dan nilai signifikansi 0,029 (p < 0,05). Kelompok masyarakat dengan status sosial yang lebih tinggi cenderung memilih jenis kerbau yang memiliki nilai simbolis dan prestise lebih tinggi, seperti Tedong Bonga dan Tedong Salekko, sedangkan masyarakat dengan status sosial yang lebih rendah cenderung memilih jenis kerbau yang lebih terjangkau dengan tetap mempertimbangkan ketentuan adat. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pemilihan jenis kerbau dalam pesta Rambu Solo’ tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan status sosial, nilai simbolik, prestise, serta ketentuan budaya masyarakat Toraja. Dengan demikian, jenis kerbau yang digunakan dalam Rambu Solo’ dapat menjadi salah satu bentuk representasi kedudukan sosial dan identitas budaya masyarakat Toraja.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: status sosial, preferensi, kerbau, Rambu Solo’, masyarakat Toraja |
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Peternakan > Peternakan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 26 Oct 2026 03:05 |
| Last Modified: | 26 Oct 2026 03:05 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60365 |
