Pengaruh Inhibitor ABCB1 terhadap Aktivitas SOD Darah Tikus Betina yang diberi Hiosin Hidrobromida


TAHIR, A.MUH.FADHIL (2025) Pengaruh Inhibitor ABCB1 terhadap Aktivitas SOD Darah Tikus Betina yang diberi Hiosin Hidrobromida. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of N011211134-fywTnrGj1UXpHC5q-20251007152200.pdf] Text
N011211134-fywTnrGj1UXpHC5q-20251007152200.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Alzheimer’s Disease (AD) merupakan salah satu penyebab utama demensia yang ditandai penurunan kognitif progresif, salah satunya akibat stres oksidatif dan disfungsi enzim antioksidan seperti superoksida dismutase (SOD). Hiosin hidrobromida dapat digunakan sebagai agen induksi gangguan kognitif mirip AD melalui blokade reseptor muskarinik. Transporter ABCB1 berperan dalam mengeluarkan amiloid-beta dari otak, dan inhibisinya dapat mempengaruhi stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh inhibitor ABCB1 terhadap kadar SOD pada tikus betina yang diinduksi hiosin hidrobromida. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efek pemberian verapamil sebagai inhibitor ABCB1 terhadap kadar SOD darah dan memori kerja pada tikus betina yang diinduksi hiosin hidrobromida. Metode. Sebanyak 24 tikus betina dibagi ke dalam enam kelompok perlakuan: kontrol sehat, kontrol pembawa (API dan Na-CMC), hiosin hidrobromida (2 mg/kgBB), verapamil (5 mg/kgBB), serta kombinasi verapamil dan hiosin. Perlakuan diberikan selama 21 hari. Kadar SOD darah diukur menggunakan metode spektrofotometri (microplate reader), sedangkan fungsi kognitif dinilai dengan uji Y-Maze. Hasil. Tidak terdapat perbedaan signifikan kadar SOD antar kelompok perlakuan (p > 0,05), yang mengindikasikan tidak terjadinya stres oksidatif sistemik. Namun, uji Y-Maze menunjukkan bahwa kelompok hiosin dan verapamil mengalami penurunan memori kerja, dengan skor alternasi spontan terendah pada kelompok verapamil tunggal. Kombinasi verapamil dan hiosin menunjukkan sedikit perbaikan dibanding hiosin tunggal, tetapi tidak signifikan. Kesimpulan. Verapamil sebagai inhibitor ABCB1 tidak mempengaruhi kadar SOD darah secara signifikan, namun dapat memperburuk atau memodifikasi gangguan memori kerja yang diinduksi hiosin. Diperlukan penelitian lanjutan dan eksplorasi dosis yang lebih luas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penyakit Alzheimer; SOD; Hiosin Hidrobromida; ABCB1; Verapamil; Y-Maze
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions (Program Studi): Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 27 Oct 2026 05:34
Last Modified: 27 Oct 2026 05:34
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60351

Actions (login required)

View Item
View Item