Fahrul, Muh. (2026) Analisis Trend Harga pada Sentra Produksi dan Lokasi Konsumen Telur Ayam Ras di Sulawesi Selatan. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
I011191163-pWtKQrkzH4b7OlPi-20260811024753.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
MUH. FAHRUL. Analisis Tren Harga pada Sentra Produksi dan Lokasi Konsumen Telur Ayam Ras di Sulawesi Selatan. (dibimbing oleh Ahmad Ramadhan Siregar) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tren perkembangan jangka panjang serta pola variasi musiman (seasonal pattern) harga telur ayam ras di tingkat sentra produksi (Kabupaten Sidrap) dan lokasi konsumen (Kota Makassar), Sulawesi Selatan, sekaligus meramalkan pergerakan harga untuk periode mendatang. Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan desain studi time series, berdasarkan data sekunder harga telur bulanan periode 2020–2025 yang bersumber dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, dan dilengkapi data informan kunci (peternak) untuk memperkuat interpretasi hasil. Analisis data menggunakan analisis tren deskriptif, regresi linear sederhana, koefisien variasi, serta pemodelan ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average) dengan evaluasi Mean Absolute Percentage Error (MAPE) dan Root Mean Squared Error (RMSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga telur ayam ras di kedua wilayah sama-sama mengalami tren kenaikan (upward trend) yang signifikan selama 2020–2025, dengan rata-rata harga di Kota Makassar (Rp29.857/kg) secara konsisten lebih tinggi dibandingkan Kabupaten Sidrap (Rp22.232/kg) akibat rantai distribusi dan biaya logistik. Fluktuasi harga di Kabupaten Sidrap (CV rata-rata 8%) lebih tinggi dibandingkan Kota Makassar (CV rata-rata 6%). Pola musiman terbukti signifikan, dengan lonjakan harga tertinggi terjadi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) pada Mei–Juli, dan penurunan harga terdalam terjadi pascapanen pada akhir tahun. Model peramalan terbaik yang terpilih adalah ARIMA (0,1,1) untuk Kota Makassar dan ARIMA (0,1,0) untuk Kabupaten Sidrap, dengan proyeksi harga tahun 2026 yang cenderung stabil dan meningkat tipis. Hasil wawancara dengan peternak sebagai informan kunci menunjukkan bahwa peternak berperan sebagai price taker akibat tingginya ketergantungan pada harga pakan dan mekanisme pasar melalui pengepul. Kata kunci: ARIMA, pola musiman, tren harga, Sulawesi Selatan, telur ayam ras
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ARIMA, pola musiman, tren harga, Sulawesi Selatan, telur ayam ras |
| Subjects: | S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Peternakan > Peternakan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 09:49 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 09:49 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60311 |
