ANALISIS SENSITIVITAS EKOLOGIS PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI LISU MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA)


ASSAHARA, FELINA MABRURA (2026) ANALISIS SENSITIVITAS EKOLOGIS PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI LISU MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS (PCA). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of M011221147-fullll.pdf] Text
M011221147-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

Sensitivitas ekologi mengacu pada tingkat kepekaan suatu ekologi dalam hal ini dalam merespons perubahan alam maupun tekanan dari aktivitas manusia, tanpa memicu terjadinya degradasi atau kerusakan. Menilai sensitivitas ekologi menjadi sangat penting untuk dapat mengetahui wilayah yang peka terhadap perubahan ekologi akibat aktivitas alam itu sendiri ataupun aktivitas manusia. DAS Lisu menjadi sangat rentan terhadap bencana hidrometeorologi, dimana tanah longsor mendominasi di wilayah hulu dan banjir luapan yang terjadi wilayah hilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor dan menentukan variabel yang paling memengaruhi tingkat sensitivitas ekologi Lahan di wilayah DAS Lisu dan melakukan pemetaan model sensitivitas ekologi lahan di DAS Lisu. Penelitian ini menggunakan Analisis Komponen Utama atau Principal Component Analysis (PCA) yaitu metode statistik yang digunakan untuk mereduksi dimensi data dengan mengubah sejumlah variabel yang saling berkorelasi menjadi beberapa komponen utama yang tidak berkorelasi, namun tetap mempertahankan sebagian besar informasi dari data asli. Hasil pemodelan indeks sensitivitas ekologi berbasis Principal Component Analysis (PCA) di DAS Lisu pada tahun 2024 menunjukkan rentang nilai antara 1,591 hingga 4,573. Nilai ini merupakan akumulasi interaksi dari variabel penutupan lahan, kemiringan lereng, kerapatan vegetasi, curah hujan, dan jenis tanah. Dari pengujian variabel biofisik tersebut, analisis PCA membuktikan bahwa penutupan lahan merupakan variabel yang paling dominan dalam memengaruhi tingkat sensitivitas ekologi di kawasan tersebut. Sensitivitas ekologi DAS Lisu sangat bergantung pada kondisi penutupan lahan. Degradasi atau alih fungsi sensitivitas ini akan berdampak signifikan karena memicu efek berantai seperti bencana hidrometeorologi yang memperparah kepekaan alami kawasan terhadap faktor biofisik lainnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Unnamed user with username Masnah
Date Deposited: 23 Oct 2026 09:44
Last Modified: 23 Oct 2026 09:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60308

Actions (login required)

View Item
View Item