PERBANDINGAN TEKNIK OPERASI CELAH BIBIR UNILATERAL MENGGUNAKAN SKOR CLEFT-Q


JULIANA, ANDI RISKA (2026) PERBANDINGAN TEKNIK OPERASI CELAH BIBIR UNILATERAL MENGGUNAKAN SKOR CLEFT-Q. Sp thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of J045221002-KiAkp95Vd6o3cWqe-20260805114456.pdf] Text
J045221002-KiAkp95Vd6o3cWqe-20260805114456.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK ANDI RISKA JULIANA. Perbandingan Teknik Operasi Celah Bibir Unilateral Menggunakan Skor CLEFT-Q (dibimbing oleh Andi Tajrin dan Yossy Yoanita Ariestiana) Pendahuluan: Celah bibir unilateral merupakan kelainan kraniofasial kongenital yang dapat memengaruhi penampilan, fungsi wajah, dan kualitas hidup pasien. Evaluasi keberhasilan operasi tidak hanya berdasarkan hasil anatomis, tetapi juga persepsi pasien melalui patient-reported outcome measure (PROM). CLEFT-Q merupakan instrumen PROM yang tervalidasi untuk menilai luaran pascaoperasi celah bibir. Tujuan: Menganalisis luaran berbagai teknik operasi celah bibir unilateral menggunakan skor CLEFT-Q pada pasien di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Universitas Hasanuddin dan Yayasan Celebes Cleft Centre Indonesia. Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain cross-sectional dilakukan pada 68 pasien pascaoperasi celah bibir unilateral usia 8–29 tahun menggunakan teknik total sampling. Sampel dikelompokkan berdasarkan teknik operasi labioplasti yaitu Millard, White Roll Vermilion Flap (WRV), Tennison-Randall, dan Cronin. Penilaian dilakukan pada domain penampilan, fungsi wajah, dan kualitas hidup terkait kesehatan menggunakan CLEFT-Q. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis dan uji lanjut Dunn’s (p < 0,05). Hasil: Terdapat perbedaan bermakna pada domain penampilan meliputi lubang hidung (p < 0,001), hidung (p < 0,001), dan bekas luka bibir (p = 0,007), serta domain fungsi wajah yaitu kemampuan bicara (p = 0,004) dan makan-minum (p < 0,001). Pada domain kualitas hidup, terdapat perbedaan bermakna pada fungsi psikologis (p = 0,041) dan gangguan berbicara (p = 0,003), sedangkan fungsi sekolah dan sosial tidak bermakna. Teknik WRV menunjukkan skor tertinggi pada sebagian besar domain. Kesimpulan: Teknik White Roll Vermilion Flap (WRV) memberikan luaran yang lebih tinggi pada sebagian besar domain CLEFT-Q, terutama aspek penampilan dan fungsi wajah, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai teknik operasi yang lebih optimal pada celah bibir unilateral.

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Celah Bibir, Celah Bibir Unilateral, Labioplasti, CLEFT-Q, Luaran yang Dilaporkan Pasien, Kualitas Hidup
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions (Program Studi): Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > PPDGS - Bedah Mulut dan Maksilofasial
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 23 Oct 2026 09:02
Last Modified: 23 Oct 2026 09:02
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60295

Actions (login required)

View Item
View Item