NILAI α- AMILASE SALIVA PADA PENYEMBUHAN LUKA POST PALATOPLASTY SETELAH PEMBERIAN MADU TRIGONA SP. DAN FRAMYCETIN SULFATE DRESSING DENGAN ATAU TANPA TEKNIK BUCCAL FAT PAD: A PILOT RANDOMIZED CLINICAL STUDY


NURHAENI, NIA (2026) NILAI α- AMILASE SALIVA PADA PENYEMBUHAN LUKA POST PALATOPLASTY SETELAH PEMBERIAN MADU TRIGONA SP. DAN FRAMYCETIN SULFATE DRESSING DENGAN ATAU TANPA TEKNIK BUCCAL FAT PAD: A PILOT RANDOMIZED CLINICAL STUDY. Sp thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of J045221004-8jABeRx3NlOzSLEV-20260807164651.pdf] Text
J045221004-8jABeRx3NlOzSLEV-20260807164651.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Palatoplasty adalah prosedur pembedahan yang bertujuan memperbaiki kontinuitas anatomi palatum dan meningkatkan fungsi velofaringeal. Proses penyembuhan luka post palatoplasty dapat mempengaruhi kualitas jaringan, pembentukan jaringan parut, serta pertumbuhan rahang atas. Madu Trigona sp. dan framycetin sulfate merupakan salah satu dressing yang digunakan untuk menghambat kolonisasi bakteri dan dapat mempercepat penyembuhan luka. Buccal fat pad dapat meningkatkan vaskularisasi jaringan dan mempercepat epitelisasi luka. α-Amilase merupakan biomarker yang digunakan untuk mengevaluasi proses penyembuhan luka dan dapat memonitor respon inflamasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi nilai α-amilase saliva sebagai marker penyembuhan luka setelah penggunaan madu Trigona sp. dan framycetin sulfate dressing dengan atau tanpa teknik buccal fat pad pada pasien post palatoplasty. Metode. Penelitian ini merupakan a pilot randomized clinical study dilakukan untuk mengevaluasi kadar α-amilase pada empat kelompok perlakuan yang diukur pre operasi dan pada hari keempat dan ketujuh post operasi. Estimasi ukuran sampel menggunakan G*Power versi 3.1 menentukan minimal 24 peserta, dan analisis statistik dilakukan menggunakan IBM SPSS versi 25. Hasil. Nilai α-Amilase meningkat pada hari keempat post operasi dan menurun pada hari ketujuh di semua kelompok. Nilai α-Amilase Framycetin sulfate dressing dengan aplikasi teknik buccal fat pad sedikit lebih tinggi daripada madu Trigona sp. dengan aplikasi teknik buccal fat pad namun perbedaan nilai α-Amilase tidak signifikan. Kesimpulan. Nilai α-amilase berubah selama penyembuhan luka post operasi post palatoplasty. Pada penelitian ini nilai α-amilase framycetin sulfate dressing dengan aplikasi teknik buccal fat pad sedikit lebih tinggi daripada madu Trigona sp. dengan aplikasi teknik buccal fat pad namun perbedaan nilai α-amilase tidak signifikan. Madu Trigona sp. dapat berfungsi sebagai alternatif yang ekonomis untuk wound dressing.

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: buccal fat pad, celah langit-langit, framycetin sulfate, madu, α-amilase saliva
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions (Program Studi): Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > PPDGS - Bedah Mulut dan Maksilofasial
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 23 Oct 2026 08:35
Last Modified: 23 Oct 2026 08:35
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60282

Actions (login required)

View Item
View Item