SURYA, MEDHY (2026) PERBEDAAN PENILAIAN KUESIONER CLEFT-Q DAN CHASQ TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN POST LABIOPLASTY CELAH BIBIR BILATERAL. Sp thesis, Universitas Hasanuddin.
J045221008-AJ60OsPiRQ7yko9Z-20260814154600.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK MEDHY SURYA. Perbedaan Penilaian Kuesioner CLEFT-Q Dan CHASQ Terhadap Kualitas Hidup Pasien Post Operatif Cheiloplasty Celah Bibir Bilateral (dibimbing oleh Andi Tajrin dan Hadira). Latar belakang. Celah bibir bilateral merupakan kelainan kraniofasial yang berdampak signifikan terhadap penampilan, fungsi bicara, dan kualitas hidup pasien, sehingga diperlukan evaluasi yang komprehensif berbasis patient-reported outcome measures. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan penilaian kuesioner CLEFT-Q dan CHASQ terhadap kualitas hidup pasien post operatif cheiloplasty celah bibir bilateral antara 1 bulan dan 6 bulan post operatif. Metode. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan berpasangan (paired design) dan dual-approach assessment. Penelitian dilakukan secara multi-center pada pasien post operatif cheiloplasty celah bibir bilateral yang memenuhi kriteria inklusi. Setelah dilakukan penyesuaian rentang usia sesuai penggunaan instrumen CLEFT-Q, jumlah sampel akhir yang dianalisis adalah 33 pasien. Penilaian dilakukan pada domain wajah, hidung, bibir, gigi, dan bicara menggunakan kuesioner CLEFT-Q dan CHASQ pada 1 bulan dan 6 bulan post operatif. Karena distribusi selisih skor tidak normal, analisis dilakukan menggunakan Wilcoxon signed-rank test. Besar perubahan dianalisis menggunakan effect size Wilcoxon. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh domain pada CHASQ mengalami peningkatan bermakna antara 1 bulan dan 6 bulan post operatif. CLEFT-Q juga menunjukkan peningkatan bermakna pada seluruh domain dengan nilai effect size yang cenderung lebih tinggi dan lebih konsisten dibandingkan CHASQ. Penelitian ini menunjukkan bahwa kedua instrumen mampu mendeteksi perbaikan kondisi pasien, namun CLEFT-Q lebih sensitif dalam menangkap perubahan kualitas hidup, sedangkan CHASQ lebih praktis digunakan dalam evaluasi klinis. Kesimpulan: Studi ini menegaskan bahwa penggunaan pendekatan ganda (dual approach) memberikan penilaian yang lebih komprehensif dan aplikatif dalam evaluasi kualitas hidup pasien celah bibir bilateral post operatif.
| Item Type: | Thesis (Sp) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Keywords: CLEFT-Q, CHASQ, quality of life, bilateral cleft lip, cheiloplasty. |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > PPDGS - Bedah Mulut dan Maksilofasial |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 07:40 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 07:40 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60273 |
