Analisis Perencanaan Sistem Pembangkitan Hibrida Berbasis Biomass dan Photovoltaic pada Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja


ALLO, BITRA AGUSTINE TODING (2026) Analisis Perencanaan Sistem Pembangkitan Hibrida Berbasis Biomass dan Photovoltaic pada Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of D041221084-29HWuVg37LhKzon0-20260818135254.pdf] Text
D041221084-29HWuVg37LhKzon0-20260818135254.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang, Keterbatasan akses listrik di Desa Bau, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, menjadi salah satu permasalahan yang perlu diatasi melalui pemanfaatan sumber energi terbarukan lokal. Wilayah ini memiliki potensi biomassa dari limbah sekam padi serta potensi energi surya yang dapat dimanfaatkan melalui sistem Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Tujuan, Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan sistem kelistrikan Desa Bau dengan mempertimbangkan kebutuhan beban dan potensi sumber energi berbasis biomassa dan energi surya, melakukan simulasi dan optimasi sistem hibrida PLTBm dan PLTS melalui beberapa skenario konfigurasi, serta melakukan analisis ekonomi untuk mengetahui skenario yang layak diimplementasikan. Metode, Penelitian ini dilakukan dengan memodelkan dan mensimulasikan sistem pembangkit listrik hibrida menggunakan perangkat lunak HOMER Pro. Empat skenario dianalisis, yaitu sistem off-grid dengan baterai, sistem off-grid tanpa baterai, sistem on-grid dengan baterai, dan sistem on-grid tanpa baterai. Parameter yang dievaluasi meliputi produksi energi listrik, konsumsi energi, kelebihan energi, beban listrik yang tidak terpenuhi, kekurangan kapasitas sistem, fraksi energi terbarukan, Net Present Cost, Levelized Cost of Energy, Net Present Value, Internal Rate of Return, dan Payback Period. Hasil, Hasil simulasi menunjukkan bahwa seluruh skenario mampu memenuhi kebutuhan listrik Desa Bau secara teknis. Skenario 1 menghasilkan energi sebesar 258.099 kWh/tahun dengan NPV sebesar Rp270.837.330, IRR 6,01%, dan Payback Period 23 tahun 1 bulan. Skenario 2 menghasilkan energi sebesar 356.728 kWh/tahun, tetapi tidak layak secara ekonomi karena memiliki NPV negatif sebesar -Rp13.247.935.451, IRR N/A, dan Payback Period lebih dari 25 tahun. Skenario 3 menghasilkan energi sebesar 436.228 kWh/tahun dengan NPV sebesar Rp1.431.010.676, IRR 14,67%, dan Payback Period 5 tahun 6 bulan. Skenario 4 menghasilkan energi sebesar 1.143.158 kWh/tahun, tetapi tidak layak secara ekonomi karena memiliki NPV negatif sebesar -Rp1.807.385.955, IRR 0,923%, dan Payback Period lebih dari 25 tahun. Kesimpulan, Sistem hibrida berbasis PLTBm dan PLTS layak dikembangkan sebagai alternatif penyediaan energi listrik berbasis energi terbarukan di Desa Bau. Skenario 3 direkomendasikan sebagai konfigurasi terbaik apabila jaringan PLN dan mekanisme ekspor energi tersedia, karena memiliki indikator ekonomi paling baik dan mampu menyalurkan energi ke jaringan. Namun, untuk kondisi wilayah yang belum terhubung dengan jaringan PLN, Skenario 1 dapat dipertimbangkan sebagai alternatif off-grid karena tetap mampu memenuhi kebutuhan listrik dengan fraksi energi terbarukan 100%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: HOMER Pro; energi terbarukan; sekam padi; kelayakan finansial; sistem kelistrikan; optimasi.
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions (Program Studi): Fakultas Teknik > Teknik Elektro
Depositing User: Unnamed user with username takdim
Date Deposited: 23 Oct 2026 07:13
Last Modified: 23 Oct 2026 07:13
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60257

Actions (login required)

View Item
View Item