Produksi Siklodesktrin dari Pati Ubi Jalar Putih (Ipomoeae batatas) menggunakan Kombinasi Enzim Pullulanase dan CGTase dengan Sistem Fed-Batch = Production of Cyclodextrin from White Sweet Potato Starch (Ipomoea batatas) Using a Combination of Pullulanase and CGTase Enzymes in a Fed-Batch System


NURHALISA, NURHALISA (2026) Produksi Siklodesktrin dari Pati Ubi Jalar Putih (Ipomoeae batatas) menggunakan Kombinasi Enzim Pullulanase dan CGTase dengan Sistem Fed-Batch = Production of Cyclodextrin from White Sweet Potato Starch (Ipomoea batatas) Using a Combination of Pullulanase and CGTase Enzymes in a Fed-Batch System. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of G031211051-oy9jadnwIz4kuMJE-20260818151826.pdf] Text
G031211051-oy9jadnwIz4kuMJE-20260818151826.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang: Siklodekstrin telah banyak digunakan pada berbagai industri salah satunya industri pangan, diperkirakan kebutuhan siklodekstrin akan terus mengalami peningkatan sementara di Indonesia kebutuhan siklodekstrin masih dipenuhi melalui ekspor. Siklodekstrin terbuat dari pati yang dapat diperoleh dari pati ubi jalar yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Kendala dari proses produksi siklodekstrin seperti adanya ikatan α-1,6 glikosidik pada pati yang menghambat reaksi CGTase dan suspensi pati alami berbentuk pasta, maka pada penelitian ini dilakukan kombinasi enzim dengan Pullulanase dan digunakan sistem fed-batch. Tujuan: Untuk menentukan konsentrasi substrat dan lama waktu reaksi terbaik pada pembentukan siklodekstrin serta mengetahui efektivitas sistem fed-batch dalam memproduksi siklodekstrin. Metode: Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktorial yaitu konsentrasi substrat dengan 7 taraf (5%,10%,15%,20%,25%,30%,35%) dan lama reaksi dengan 3 taraf (90, 180 dan 270 menit). Parameter uji yang dilakukan yaitu pati sisa, kadar gula pereduksi, total gula, kadar siklodekstrin dan nilai konversi. Hasil:. Konsentrasi substrat yang ditingkatkan mulai 5% - 35% secara konsisten memiliki pola yang meningkat seiring peningkatan substrat pada parameter pati sisa diperoleh 1,43–11,03%, gula pereduksi 0,81–6,25 g/L, kadar siklodekstrin 13,08–114,02 g/L. Nilai konversi cenderung meningkat pada konsentrasi 5%-30% yaitu 21,19–35,39%, sementara pada konsentrasi 35% mengalami penurunan menjadi 32,58%. Faktor lama reaksi (90, 180 dan 270 menit) tidak berpengaruh nyata secara statistik pada semua parameter uji. Kesimpulan: Penggunakan kombinasi pullulanase (10 unit/g) dan CGTase (0,1%) pada produksi siklodekstrin dari pati ubi jalar menggunakan sistem fed-batch efektif untuk memproduksi siklodekstrin dapat dilihat dari hasil uji seluruh parameter konsisten dan cenderung mengalami peningkatan seiring peningkatan konsentrasi substrat. Faktor konsentrasi substrat berpengaruh nyata pada semua parameter uji dengan perlakuan optimal konsentrasi 30% (konversi tertinggi 35,39%, siklodekstrin 106,19 g/L). Faktor lama reaksi tidak berpengaruh nyata pada seluruh parameter uji sehingga waktu reaksi yang efisien adalah 90 menit karena lama reaksi lebih singkat sementara efektivitas yang diperoleh setara pada waktu yang lebih lama.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: debranching, fed-batch, pati ubi jalar, siklodekstrin
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Ilmu dan Teknologi Pangan
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 23 Oct 2026 00:40
Last Modified: 23 Oct 2026 00:40
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60215

Actions (login required)

View Item
View Item