ANALISIS BIOMARKER SALIVA (α-AMILASE) SEBAGAI MARKER PENYEMBUHAN LUKA PADA PENGGUNAAN PRF PASCA ODONTEKTOMI GIGI


TONY, FAIZAL MANRAPI (2025) ANALISIS BIOMARKER SALIVA (α-AMILASE) SEBAGAI MARKER PENYEMBUHAN LUKA PADA PENGGUNAAN PRF PASCA ODONTEKTOMI GIGI. Sp thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of J045221013-rcYkCVGoHPjBd4vf-20260805113337.pdf] Text
J045221013-rcYkCVGoHPjBd4vf-20260805113337.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Pendahuluan: Penelitian ini meneliti tentang biomarker pada saliva pada penggunaan bahan PRF setelah tindakan odontektomi molar ketiga mandibula. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa marker saliva yaitu α-amilase dengan pemberian PRF setelah dilakukan tindakan odontektomi molar ketiga mandibula. Metode: Penelitian ini menggunakan desain the post test only control group design untuk mengetahui perbedaan Analisa Biomarker saliva (α- amilase) dari subyek yang menjalani tindakan odontektomi molar ketiga mandibula di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Hasanuddin dengan menggunakan 28 subjek penelitian di RS Gigi dan Mulut Pendidikan Universitas Hasanuddin Makassar antara bulan Mei 2024 - November 2024 yang terdiri atas 14 pasien dengan pemberian PRF dan 14 pasien tanpa penberian PRF dalam kelompok usia 18-60 tahun dengan unsur gigi impaksi adalah gigi 38 dan 48. Hasil: Sebanyak 28 pasien (14 PRF dan 14 tanpa PRF) menjadi sampel penelitian. Semua pasien memenuhi syarat untuk tindakan odontektomi dan pilihan pengobatan diputuskan melalui alogaritma tatalaksana dan diskusi komprehensif mengenai risiko dan manfaat post tindakan. Pada penelitian ini, penggunaan PRF pada odontektomi memberikan perbedaan aktivitas α-amilase pasca odontektomi gigi hari ke 0,3 dan 7. Pada hari ke 0, Terdapat perbedaan rata-rata jumlah kadar α-amilase, namun secara statistik tidak signifikan (p > 0.05). Kadar α-amilase pada kelompok PRF lebih tinggi secara rerata dibandingkan kelompok Non-PRF, namun perbedaannya tidak bermakna secara statistik.Pada hari ke 3, Terdapat perbedaan Rata-rata PRF tampak tinggi dibanding Non PRF, dengan nilai p=0,896 namun secara statistik tidak signifikan (p > 0.05). Pada hari ke 7, Terlihat penurunan aktivitas α-amilase baik pada kelompok PRF dan Non-PRF, namun kelompok dengan pemberian PRF tetap lebih tinggi dibanding Non-PRF. Namun secara statistik tidak signifikan. Tidak ada perbedaan yang signifikan kadar α-amilase antara kelompok PRF dan Non-PRF, meskipun PRF cenderung lebih tinggi secara deskriptif. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara biomarker saliva (α-amilase) pada kelompok yang diberikan PRF pasca tindakan odontektomi gigi di RSGMP Universitas Hasanuddin. Terdapat penurunan aktivitas saliva (α-amilase) namun tidak signifikan setelah dilakukan pemberian PRF pasca tindakan odontektomi molar tiga mandibula yang mengindikasikan tidak dapat digunakan sebagai marker inflamasi, dan peningkatannya tidak berhubungan dengan usia dan jenis kelamin.

Item Type: Thesis (Sp)
Uncontrolled Keywords: Biomarker Saliva, α-amilase, Platelet Rich-fibrin, Penyembuhan luka
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
Divisions (Program Studi): Fakultas Pendidikan Dokter Gigi > PPDGS - Bedah Mulut dan Maksilofasial
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 23 Oct 2026 00:37
Last Modified: 23 Oct 2026 00:37
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60214

Actions (login required)

View Item
View Item