Formulasi Ekstrak Daun Mitragyna Speciosa (Kratom) Dalam Sistem Dissolving Microneedle Untuk Pengobatan Nyeri Neuropati


LESTARI, RANI (2026) Formulasi Ekstrak Daun Mitragyna Speciosa (Kratom) Dalam Sistem Dissolving Microneedle Untuk Pengobatan Nyeri Neuropati. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of N012241010-lMq31ncVGQwmyoLB-20260819140027.pdf] Text
N012241010-lMq31ncVGQwmyoLB-20260819140027.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

RANI LESTARI. Formulasi Ekstrak Daun Mitragyna Speciosa (Kratom) Dalam Sistem Dissolving Microneedle Untuk Pengobatan Nyeri Neuropati (dibimbing oleh Andi Dian Permana dan Muhammad Aswad) Latar Belakang. Nyeri neuropatik telah memengaruhi sekitar 7-10% populasi secara global, terutama individu yang berusia di atas 50 tahun. Lini terapi yang ada saat ini memiliki efektivitas terbatas dan efek samping yang signifikan, sehingga senyawa bioaktif menjadi alternatif yang menjanjikan, salah satunya senyawa alkaloid yang diperoleh dari ekstrak daun Mitragyna speciose (kratom). Kandungan mitragynine menunjukkan aktivitas analgesik melalui modulasi reseptor opioid. Namun, pemberian oral ekstrak kratom menunjukkan bioavailabilitas rendah sekitar 3-17% akibat kelarutan yang buruk dan efek metabolisme pertama yang ekstensif. Oleh karena itu, diperlukan sistem penghantaran transdermal yang dapat memudahkan obat masuk ke dalam jaringan target. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, mengarakterisasi dan mengevaluasi profil permeasi secara ex vivo disolving microneedle (DMN) yang mengandung ekstrak daun Mitragyna speciose. Metode. DMN diformulasikan menggunakan kombinasi polimer polivinil alkohol (PVA) dan polivinilpirolidon (PVP), kemudian dilakukan pengujian karakterisasi DMN , FTIR, uji ex vivo untuk permeasi, dan pengujian hemolisis. Hasil. Formulasi F5 yang mengandung PVA 5% dan PVP K-30 30% menunjukkan karakteristik terbaik dengan pengurangan tinggi jarum terendah (2,82 ± 0,38% dan kemampuan penetrasi hingga lapisan keempat parafilm (504 µm) dengan drug recovery tertinggi sebesar 55,81%. Studi permeasi ex vivo menunjukkan permeasi obat kumulatif sebesar 40.084±8.39 µg/cm2, setelah 24 jam. Studi menunjukkan bahwa formulasi DMN yang diperoleh menunjukkan integritas mekanik yang memadai dan pengiriman transdermal yang memadai dan berpotensi untuk dilakukan penelitian lebih lanjut sebagai pendekatan potensial untuk pengobatan nyeri neuropatik.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Dissolving microneedle, Polyvinyl alcohol, Polyvinylpyrolidone K-30, Mitraginine, Nyeri neuropatik.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions (Program Studi): Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 23 Oct 2026 00:17
Last Modified: 23 Oct 2026 00:17
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60200

Actions (login required)

View Item
View Item