EVALUASI DRUG REPURPOSING ACEI SEBAGAI INHIBITOR METALLO-β-LACTAMASE PADA ISOLAT KLINIS BAKTERI RESISTEN β-LACTAM MELALUI PENDEKATAN IN SILICO DAN IN VITRO


ALBAAR, MEGA SALSABIL (2026) EVALUASI DRUG REPURPOSING ACEI SEBAGAI INHIBITOR METALLO-β-LACTAMASE PADA ISOLAT KLINIS BAKTERI RESISTEN β-LACTAM MELALUI PENDEKATAN IN SILICO DAN IN VITRO. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of N012241007-MbX1B8nYWKjVqrCo-20260819144258.pdf] Text
N012241007-MbX1B8nYWKjVqrCo-20260819144258.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Resistensi antibiotik yang dimediasi oleh enzim metallo-β-laktamase (MBL) pada Acinetobacter baumannii dan Pseudomonas aeruginosa menjadi tantangan utama dalam terapi infeksi karena kemampuan enzim ini menonaktifkan antibiotik β-laktam termasuk karbapenem. Keterbatasan agen penghambat MBL yang tersedia secara klinis mendorong eksplorasi pendekatan drug repurposing, dengan adanya kemiripan mekanisme katalitik antara MBL dan angiotensin-converting enzyme (ACE) yang melibatkan ion Zn²⁺ sehingga membuka peluang pemanfaatan ACE inhibitor sebagai adjuvant antibiotik. Metode. Pendekatan in silico dilakukan melalui molecular docking terhadap senyawa ACE inhibitor pada enzim metallo-β-laktamase Pseudomonas aeruginosa (1DD6) dan Acinetobacter baumannii (6PWL), diikuti simulasi molecular dynamics selama 100 ns untuk menilai stabilitas kompleks protein–ligan. Validasi in vitro dilakukan menggunakan checkerboard assay dan combined disk test untuk mengevaluasi efek kombinasi lisinopril–meropenem serta aktivitas anti-metallo-β-laktamase. Hasil. Molecular docking menunjukkan bahwa lisinopril memiliki afinitas pengikatan yang baik terhadap enzim metallo-β-laktamase dengan nilai energi bebas ikatan yang sebanding atau lebih baik dibandingkan meropenemm serta membentuk kompleks yang stabil berdasarkan simulasi molecular dynamics. Uji checkerboard assay dan combined disk test menunjukkan bahwa lisinopril tidak memiliki aktivitas antibakteri tunggal namun mampu mempotensiasi aktivitas meropenem terhadap Pseudomonas aeruginosa, sementara pada Acinetobacter baumannii efek kombinasi didominasi oleh meropenem. Kesimpulan. Lisinopril berpotensi berperan sebagai adjuvant antibiotik β-laktam melalui interaksi yang stabil dengan enzim metallo-β-laktamase serta kemampuannya meningkatkan aktivitas meropenem terhadap Pseudomonas aeruginosa, namun tidak menunjukkan aktivitas antibakteri mandiri dan hanya memberikan peningkatan yang minimal terhadap Acinetobacter baumannii.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: ACE inhibitor; lisinopril; metallo-β-laktamase; resistensi antibiotik; Acinetobacter baumannii; Pseudomonas aeruginosa.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions (Program Studi): Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 22 Oct 2026 05:48
Last Modified: 22 Oct 2026 05:51
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60198

Actions (login required)

View Item
View Item