KAJIAN IN SILICO DAN IN VITRO SENYAWA TIOPIPERIN SEBAGAI ANTIBIOFILM DAN POMPA EFLUKS PADA BAKTERI Pseudomonas aeruginosa


SAFITRI, NUR ADLIA ALI (2026) KAJIAN IN SILICO DAN IN VITRO SENYAWA TIOPIPERIN SEBAGAI ANTIBIOFILM DAN POMPA EFLUKS PADA BAKTERI Pseudomonas aeruginosa. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of N012231023-iXvLoeSCbnBVKRzN-20260819142520.pdf] Text
N012231023-iXvLoeSCbnBVKRzN-20260819142520.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK NUR ADLIA ALI SAFTIRI. Kajian In silico Dan In vitro Senyawa Tiopiperin Antibiofilm dan Pompa efluks pada Bakteri Pseudomonas aeruginosa (dibimbing oleh Muhammad Aswad and Yunialthy Dwia Pertiwi). Latar belakang. P. aeruginosa merupakan patogen yang memiliki tingkat resistensi antibiotik tinggi yang dipengaruhi oleh mekanisme pompa efluks dan pembentukan biofilm. Tiopiperin sebagai turunan piperin berpotensi dikembangkan sebagai agen pendukung terapi kombinasi antibiotik. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi tiopiperin dalam mengatasi resistensi antibiotik terhadap P. aeruginosa. Metode. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan studi In silico meliputi molecular docking, simulasi molecular dynamics, serta prediksi profil farmakokinetik dan toksisitas (ADMET). Studi In vitro mencakup penentuan Minimum Inhibitory Concentration, antibiofilm menggunakan pewarnaan kristal violet, serta evaluasi efek kombinasi tiopiperin-meropenem menggunakan metode checkerboard assay dan analisis sinergi berbasis model Loewe. Hasil. Molecular docking menunjukkan tiopiperin memiliki afinitas terhadap protein LasR, LacB, dan MexB dengan energi ikatan masing-masing −10,3; −5,4; dan −10 kkal/mol. Simulasi molecular dynamics menunjukkan kestabilan kompleks ligan-protein berdasarkan parameter RMSD, RMSF, dan radius gyration. Prediksi ADMET menunjukkan tiopiperin memiliki absorpsi oral baik serta tidak bersifat mutagenik dan hepatotoksik. Uji In vitro menunjukkan kombinasi tiopiperin–meropenem memberikan efek sinergis terhadap P. aeruginosa pada konsentrasi 4–16 µg/mL dan mampu menurunkan pembentukan biofilm. Namun, uji akumulasi EtBr menunjukkan tiopiperin belum mampu menghambat aktivitas pompa efluks secara optimal. Kesimpulan. Tiopiperin berpotensi sebagai agen antibiofilm dan pengganggu quorum sensing melalui target LasR dan LacB, secara tidak langsung menurunkan resistensi antibiotik berbasis biofilm dan pompa efluks P. aeruginosa. Pendekatan ini sebagai strategi terapi kombinasi untuk meningkatkan efektivitas antibiotik konvensional.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Turunan Piperin, Molecular Docking, Molecular Dynamics, Antibiofilm, P. aeruginosa
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions (Program Studi): Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 22 Oct 2026 06:40
Last Modified: 22 Oct 2026 06:40
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60173

Actions (login required)

View Item
View Item