Kesediaan Membayar Untuk Layanan Perawatan Farmasi di Rumah di Kalangan Pasien Diabetes Melitus : Sebuah Studi Potong Lintang di Pusat Kesehatan Masyarakat Perkotaan di Indonesia


SARI, INDRA PURNAMA (2026) Kesediaan Membayar Untuk Layanan Perawatan Farmasi di Rumah di Kalangan Pasien Diabetes Melitus : Sebuah Studi Potong Lintang di Pusat Kesehatan Masyarakat Perkotaan di Indonesia. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of N012231021-E3iNtxOAaT5WgRvh-20260819130243.pdf] Text
N012231021-E3iNtxOAaT5WgRvh-20260819130243.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Indra Purnama Sari. Kesediaan untuk membayar Program Layanan Home Pharmacy Care pada Pasien Diabetes Melitus Prolanis BPJS Kesehatan di Puskesmas Kota Makassar dibimbing oleh Muh. Akbar Bahar, M.Pharm.Sc., Ph.D., Apt dan Prof. Dr. Ivan Surya Pradipta, M.Sc.,Ph.D., Apt.) Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) memerlukan pengobatan seumur hidup, kepatuhan terapi yang konsisten, dan pemantauan berkelanjutan. Prevalensi diabetes terus meningkat Indonesia menempati peringkat kelima secara global. Home Pharmacy Care (HPC) berpotensi meningkatkan kepatuhan pengobatan, keamanan penggunaan obat, dan kesinambungan pelayanan. Namun, penerapan HPC di Indonesia masih terkendala oleh mekanisme pembiayaan yang belum memadai. Bukti mengenai kesediaan membayar atau willingness to pay (WTP) terhadap layanan HPC, khususnya pada pasien peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), juga masih terbatas.Tujuan: Untuk menilai kesediaan membayar layanan HPC di kalangan pasien DM dan mengidentifikasi faktor-faktor yang terkait dengan WTP di pusat kesehatan masyarakat perkotaan di Indonesia. Metode: Penelitian potong lintang ini dilakukan di 10 puskesmas di Kota Makassar, Indonesia, pada Oktober 2025 sampai Februari 2026. Responden merupakan pasien dewasa dengan diabetes melitus yang terdaftar sebagai peserta Prolanis dan dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diterjemahkan dan diuji validitas serta reliabilitasnya, dengan nilai Cronbach’s alpha sebesar 0,835–0,986. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan bivariat untuk mengidentifikasi karakteristik responden, persepsi terhadap peran apoteker, akses terhadap pelayanan kefarmasian, serta kesediaan membayar atau willingness to pay (WTP) untuk layanan Home Pharmacy Care (HPC).Hasil: Sebanyak 537 responden berpartisipasi dalam penelitian ini. Sebagian besar responden, yaitu 89,0%, menyatakan bersedia membayar secara mandiri untuk memperoleh layanan Home Pharmacy Care (HPC) apabila layanan tersebut tidak ditanggung oleh Jaminan Kesehatan Nasional. Besaran kesediaan membayar yang paling banyak dipilih adalah Rp10.000 per bulan, yaitu sebesar 33,0% atau setara dengan sekitar US$0,6. Secara umum, responden menunjukkan persepsi yang positif terhadap peran apoteker serta menilai akses terhadap pelayanan kefarmasian telah memadai. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesediaan membayar memiliki hubungan yang signifikan dengan jenis kelamin, usia, status pekerjaan, tingkat pendapatan, lama menderita diabetes melitus, dan waktu kunjungan rutin ke apotek (p < 0,05).). Kesimpulan: Pasien DM yang berobat di pusat kesehatan masyarakat perkotaan menunjukkan kesediaan membayar yang tinggi untuk layanan HPC. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan HPC mungkin dapat diterima oleh pasien di fasilitas perawatan primer perkotaan di Indonesia. Namun, keterjangkauan dan mekanisme pembiayaan memerlukan pertimbangan yang cermat, dan studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi implementasi di dunia nyata.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Diabetes Melitus; Perawatan farmasi di rumah; Kesediaan membayar; Layanan farmasi; Prolanis
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions (Program Studi): Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Unnamed user with username pklpkl
Date Deposited: 22 Oct 2026 03:55
Last Modified: 22 Oct 2026 03:55
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60165

Actions (login required)

View Item
View Item