RAMADHANI, PUTRI AMALIA RAMADHANI (2026) STRATEGI PENERJEMAHAN SUBTITLE PADA FILM WU XIA (DRAGON, 2011) BERDASARKAN TEORI MONA BAKER = . subtitle Translation Strategies in the Film Wu Xia (Dragon, 2011) Using Mona Baker's Theory. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
F091211003-lsa80LCRk62uXtzE-20260818141626.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
PUTRI AMALIA RAMADHANI. Strategi Penerjemahan Subtitle pada Film 武俠 Wu Xia (Dragon, 2011) Berdasarkan Teori Mona Baker (dibimbing oleh Rizqi Awalia Ilma Amir). Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya penerjemahan subtitle dalam menyampaikan makna dan unsur budaya, khususnya istilah bela diri (wuxia), dari bahasa sumber ke bahasa sasaran. Film 武俠 (Wǔxiá) Dragon (2011) mengandung berbagai istilah bela diri khas wuxia yang tidak memiliki padanan langsung dalam bahasa Indonesia sehingga memerlukan strategi penerjemahan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan strategi penerjemahan yang digunakan dalam mengalihkan istilah bela diri pada subtitle film 武俠 Wu Xia (Dragon, 2011) berdasarkan teori Mona Baker. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data berupa tuturan subtitle yang mengandung istilah bela diri dalam film tersebut. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan pencatatan, kemudian dianalisis berdasarkan delapan strategi penerjemahan Mona Baker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari delapan strategi Mona Baker, hanya empat strategi yang ditemukan dari 28 data yang dianalisis, yaitu strategi kata yang lebih umum (general word/superordinate), substitusi budaya (cultural substitution), kata pinjaman disertai penjelasan (loan word plus explanation), dan parafrasa menggunakan kata yang berhubungan (paraphrase using related word); sementara empat strategi lainnya tidak ditemukan penerapannya. Strategi kata yang lebih umum merupakan strategi paling dominan, yaitu sebanyak 18 data (64,3%), diikuti oleh substitusi budaya dan kata pinjaman disertai penjelasan yang masing-masing sebanyak 4 data (14,3%), serta parafrasa menggunakan kata yang berhubungan sebanyak 2 data (7,1%). Penelitian ini juga menemukan adanya inkonsistensi leksikal pada penerjemahan istilah 师父 (shīfù). Secara keseluruhan, penerjemah cenderung mengutamakan keterbacaan dan efisiensi ruang subtitle bagi penonton sasaran, meskipun harus mengorbankan sebagian nuansa dan kekhasan budaya istilah bela diri tersebut.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: strategi penerjemahan, subtitle, istilah bela diri (wuxia), film 武俠 (Wǔxiá) Dragon (2011), teori Mona Baker, penerjemahan audiovisual. |
| Subjects: | P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Bahasa Mandarin dan Kebudayaan Tiongkok |
| Depositing User: | Unnamed user with username pklpkl |
| Date Deposited: | 22 Oct 2026 03:50 |
| Last Modified: | 22 Oct 2026 03:51 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/60162 |
